stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
ARAHAN Kapolresta berikan arahan saat upacara. Foto Humas 
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa pergantian jabatan di lingkungan Kepolisian bukan sekedar rotasi organisasi, namun menjadi momentum untuk memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Cirebon saat memimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian, Pengukuhan Kasat Binmas, serta Serah Terima Jabatan Kapolsek Ciwaringin di Aula Pesatgatra Mapolresta Cirebon, Senin (5/10/2026).

Dalam upacara tersebut, Kompol Sudarman, S.Sos., menerima kenaikan pangkat pengabdian dari Kompol menjadi AKBP. Saat ini, AKBP Sudarman menjabat sebagai Kapolsek Weru Polresta Cirebon.

PENANDATANGANAN berkas upacara saat ditandatangani. Foto Humas 
Sementara itu, jabatan Kapolsek Ciwaringin diserahterimakan dari AKP Sri Nuryati, SH, kepada AKP Suheryana, SH Selanjutnya, AKP Sri Nuryati, SH, dikukuhkan menjadi Kasat Binmas Polresta Cirebon.

Rangkaian kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan, Pakta Integritas, serta Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan.

Kapolresta Cirebon mengatakan, setiap jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, pejabat yang mendapatkan kepercayaan baru dituntut mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi.

“Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab. Laksanakan dengan penuh integritas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia juga meminta pejabat yang baru untuk segera beradaptasi dengan tugas lingkungan, memahami karakteristik wilayah, serta membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tantangan tugas Kepolisian semakin kompleks sehingga dibutuhkan personel yang responsif, humanis dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Berikan pelayanan yang cepat, tepat dan humanis serta jangan pernah mengabaikan setiap kebutuhan masyarakat yang membutuhkan kehadiran Polisi,” tegasnya.

Kapolresta Cirebon menambahkan, penguatan soliditas internal juga menjadi bagian penting dalam menghadapi dinamika kamtibmas. Setiap personel harus mampu bekerja secara profesional, menjaga institusi marwah, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata.

“Jaga nama institusi yang baik, perkuat soliditas dan terus tingkatkan kualitas pelayanan. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja nyata dan kehadiran Polri di tengah masyarakat,” katanya.

Dengan adanya kenaikan pangkat, pengukuhan jabatan dan serah terima jabatan tersebut, Polresta Cirebon berharap lahir semangat baru dalam melaksanakan tugas, sekaligus semakin optimal dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, teratur dan lancar.


Koharrudin 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
POSE SSB Garuda Jaya saat berpose. Foto dok Garuda Jaya 
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
 
SSB Garuda Jaya U 13 sukses memboyong turnamen piala HUT SSB Power FC di lapangan desa Warukawung, kec depok, Kab Cirebon, Minggu (4/10).

Di partai final, SSB Garuda Jaya berhadapan dengan tuan rumah SSB Power FC. 
Pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim saling adu strategi. 

Namun, pasukan Garuda Jaya yang dikomandoi Fadli mampu menguasai jalannya pertandingan. Beberapa kali kesempatan, anak didik Bangke Seporete dan Tisna Mercedes itu nyaris menjebol gawang SSB Power FC. 

Striker sayang Hafidz "Mbape" belum mampu merobek jala tuan rumah. Di babak pertama skor berakhir 0-0. Memasuki babak kedua, SSB Garuda Jaya meningkatkan tempo serangan baik melalui sisi sayap maupun tengah. 

SUPORTER bersama para suporter. Foto Dok. Garuda Jaya 
Para pemain pun jatuh bangun di tengah lapangan. Tapi tidak menyurutkan semangat juang, meski harus menahan rasa sakit. Di pinggir lapangan, para orang tua siswa tak henti-hentinya memberikan dukungan moril melalui sorak sarai dan tepuk tangan.

Gol pun akhirnya tercipta melalui kaki Alif setelah terjadi kemelut di gawang SSB Power FC. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor berakhir 1-0 untuk kemenangan Garuda Jaya.

Sebuah perjuangan yang menguras tenaga dan air mata, akhirnya Fadli dkk berhak mengangkat tropi juara pertama pada turnamen tersebut.

Sementara itu, pada babak semifinal Garuda Jaya sukses menumbangkan Akademi Persib Ranggajati Cirebon (APRC) dengan skor 1-0. Di babak perempat final, Garuda Jaya mengandaskan mimpi Dahlia FC lewat drama adu penalti.

Sementara di babak penyisihan grup, Garuda Jaya menduduki puncak klasemen grup C dengan total 6 poin. Dua kali menang lawan SSB Garuda Tegalwangi dan SSB H Apud dan satu kali kalah kontra Putra Trans.

Kuwu Desa Warukawung Agung dalam Selamatnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen.

"Selamat kepada para juara. Juara sejati adalah yang berpartisipasi dalam turnamen ini. Mohon maaf kalo ada hal-hal yang kurang berkenan. Salam olahraga. Junjung tinggi sportivitas," katanya.

Sementara itu, Pelatih SSB Garuda Jaya Bangke Seporete mengatakan, hasil pertandingan ini sudah diprediksi sebelumnya. 

"Di mulai babak penyisihan grup, kami optimis meraih juara. Anak-anak bermain luar biasa sesuai skenario dan instruksi. Terima kasih. Jangan larut dalam kemenangan, terus berlatih dan berlatih..terima kasih juga kepada manajemen, ofisial dan orang tua atas suportnya," tutupnya.


Koharrudin 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
Kajari Indramayu, Niko, S.H., M.H
Suara Semesta, Kabupaten Indramayu
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Niko, SH, MH, menyampaikan seruan penting kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga suasana tetap damai, sejuk, serta menjaga keamanan dan perdamaian masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Indramayu. Pesan tersebut disampaikan pada Jumat (2/10/2026), mengingat pentingnya kesadaran bersama dalam memelihara kesejahteraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
 
Kajari menegaskan bahwa keamanan dan perdamaian yang kondusif tidak dapat hanya bergantung pada pihak penegak hukum semata, melainkan memerlukan keterlibatan, kesadaran, serta kepedulian lapisan seluruh masyarakat.
 
“Mari kita bersama-sama mendinginkan suasana dan menjaga Kamtibmas yang kondusif,” ajak Niko.
 
Selain menjaga keamanan lingkungan secara fisik, Kajari Indramayu juga mengingatkan masyarakat untuk selalu bijak dalam menggunakan ruang media sosial. Ia menekankan bahwa dunia maya bukan ruang yang terlepas dari tanggung jawab hukum; setiap kata yang disampaikan harus dipertanggungjawabkan dengan benar, jujur, dan tidak menimbulkan keresahan.
 
“Mari kita bijak dalam bermedia sosial dan jauhi tindakan propaganda serta penyebaran berita bohong. Ruang digital harus dimanfaatkan untuk kebaikan, bukan untuk memecah belah atau menyebarkan ketidakbenaran,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Kajari mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, baik berupa pengrusakan, perusakan, maupun bentuk tindak pidana lainnya. Setiap perbuatan yang merusak pada akhirnya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain, dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.
 
“Jangan sampai melakukan tindak pidana, baik perusakan, perusakan, maupun tindak pidana apa pun yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Setiap perkara hendaknya diselesaikan dengan jalan yang benar, sesuai ketentuan hukum, serta mengedepankan musyawarah dan saling menghormati,” tegas Niko.
 
Di akhir pernyataannya, Kajari Indramayu menyampaikan harapan agar seluruh warga dapat bersatu merawat Kabupaten Indramayu sebagai daerah yang aman, damai, rukun, dan semakin sejahtera.
 
“Mari kita jaga dan rawat Kabupaten Indramayu yang aman, damai, dan semakin sejahtera. Karena kedamaian daerah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.
 
Seruan ini menjadi pengingat yang mendalam: bahwa keindahan suatu daerah tidak hanya terlihat dari kemajuannya, tetapi juga dari kerukunannya — dan setiap warga adalah penjaga perdamaian itu sendiri.
 
 ( Dariman. A. Md)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
BAPAS saat acara doa bersama di Bapas. Foto Humas 
Suara Semesta, Bogor
 
Doa bersama Bapas Kelas II Bogor: Meneguhkan Tekad dan Mengokohkan Semangat Pelayanan "Bageur"  ​​alam suasana Jumat yang penuh keberkahan, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bogor menggelar kegiatan doa bersama yang diikuti seluruh pegawai, bertempat di ruang aula Bapas Bogor, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini menjadi momen menenangkan hati, menyatukan niat, serta memperkuat tekad untuk senantiasa mengabdi dengan tulus dan penuh tanggung jawab.
 
Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dalam menjalankan tugas pelayanan, Bapas Bogor memegang teguh semangat "BAGEUR" — akronim yang mengandung makna luhur: Berani, Amanah, Gesit, Empati, Unggul, dan Responsif. Enam nilai ini bukan sekadar kata-kata, melainkan pedoman hidup yang memandu setiap langkah pengabdian di tengah masyarakat.
 
Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor, Jatmiko menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini bukan sekedar rutinitas keagamaan, melainkan sarana mengingatkan hati, memperteguh komitmen, serta memohon kekuatan dan keberkahan dalam setiap langkah pelayanan yang diberikan kepada masyarakat luas.
 
KHIDMAT para peserta acara doa bersama khidmat ikuti acara. Foto Humas 
“Melalui doa bersama ini, kita mengingatkan diri sendiri: bahwa setiap tugas yang diemban adalah amanah. Semoga kita selalu diberi kekuatan untuk menjadi pribadi yang Berani mengambil sikap benar, Amanah menjaga kepercayaan, Gesit melayani tanpa menunda kebaikan, Empati merasakan kebutuhan sesama, Unggul dalam kualitas pengabdian, dan Responsif hadir di saat masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
 
Suasana berjalan khidmat dan penuh kehangatan. Dalam kebersamaan ini, terjalin ikatan batin yang memperkuat persaudaraan sesama pegawai. Setiap permohonan yang dipanjatkan menjadi pengingat bahwa keberhasilan suatu lembaga tidak hanya diukur dari pencapaian administratif, melainkan dari keikhlasan hati dalam melayani, keadilan yang ditegakkan, serta kebaikan yang senantiasa diwariskan kepada lingkungan sekitar.
 
Kegiatan ini diharapkan membawa semangat baru bagi seluruh jajaran Bapas Kelas II Bogor: semakin kokoh berdiri di atas prinsip kebenaran, semakin lembut hati dalam menyapa sesama, dan semakin teguh membawa nama baik lembaga serta kebahagiaan bagi masyarakat yang dilayani. Semoga semangat BAGEUR senantiasa menyala di setiap dada, menjadikan Balai Pemasyarakatan Kelas II Bogor sebagai lembaga yang tidak hanya melayani dengan tangan, tetapi juga dengan hati.

( Dariman. A. Md)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
AKRAB Acara sinergitas dengan ngopi pagi. Foto Humas 
Suara Semesta, Kabupaten Kuningan
 
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan organisasi kemasyarakatan (ormas), Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Kuningan. Acara dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Yustina Engelin Kalanggit, SH, M.Hum., beserta jajaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan media, LSM, dan ormas di Kabupaten Kuningan. Pengurus Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kuningan yang diketuai Ahmad Nurcahya juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Coffee Morning berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang komunikasi antara jajaran Kejaksaan Negeri Kuningan dengan insan pers dan berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, berlangsung pula dialog dan penyampaian berbagai masukan terkait hubungan komunikasi antara lembaga penegak hukum dengan media. Salah satu hal yang pembahasan menjadi adalah pentingnya keterbukaan informasi serta respon terhadap pemberitaan yang disampaikan oleh media.

Sekwil FWJI Korwil Kuningan, Wawan Irwanto, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah pemberitaan dari media yang belum mendapatkan tanggapan atau tanggapan dari pihak terkait.

Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat berjalan secara jelas, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Wawan berharap komunikasi antara media dan Kejaksaan Negeri Kuningan dapat terus ditingkatkan, terutama dalam hal pemberian informasi, klarifikasi, maupun tanggapan terhadap pemberitaan yang membutuhkan penjelasan.

Penyampaian aspirasi tersebut menjadi bagian dari dialog dalam kegiatan Coffee Morning yang diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan hubungan kemitraan antara Kejaksaan dengan insan pers.

Ketua FWJI Korwil Kuningan, Ahmad Nurcahya, bersama jajaran pengurus yang hadir ikut mengikuti rangkaian kegiatan dan diskusi. Kehadiran FWJI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi serta sinergi antara organisasi pers dengan aparat penegak hukum.

Melalui kegiatan Coffee Morning ini, diharapkan hubungan silaturahmi dan komunikasi antara Kejaksaan Negeri Kuningan, media, LSM, dan ormas dapat terus terjalin dengan baik.

Selain mempererat hubungan antarlembaga dan elemen masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang komunikasi yang konstruktif dalam mendukung keterbukaan informasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat Kabupaten Kuningan.

( Ramadan )