stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
KONSOLIDASI saat pertemuan pengurus. Foto Mustamid
Suara Semesta, 
Ciamis 
Dalam rangka menyamakan visi dan misi Partai Indonesia Raya (PARINDRA). Ketua DPC Parindra Kabupaten Ciamis Muhammad Hendi dengan  dibantu  oleh Sekretaris dan Bendahara  Ujang Solikhin dan Rita Rismayati  lakukan konsolidasi antar pengurus  se-dapil 10 (Daerah Pemilihan) di Paniisan Rukun Jatti Jl. Lingkar Selatan Handapherang Cijeungjing Ciamis, yang meliputi  Kabupaten Kuningan, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Selasa (11/08/26).

Pada acara tersebut diawali dibuka sambutan  oleh Muhamad Hendi sebagai Ketua DPC Parindra Kabupaten Ciamis, dirinya meskipun usianya sudah tidak muda lagi namun semangat yang luar biasa,  berapi-api dalam membesarkan partai Partai Parindra yang dinakodai oleh Prof. Dr. Irman Jaya Taher, S.H., M.H.  

RAPAT saat acara rapat antar pengurus. Foto Mustamid
Sementara sambutan berikutnya adalah Ketua DPD Parindra Provinsi Jawa Barat H. Wahyu Sujatmiko, SE. yang didampingi oleh Ketua Bidang Hukum Parindra Provinsi Jawa Barat Mustamid .A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A., C.Md. Dalam sambutanya,  Wahyu menjelaskan, Sejarah beridirinya partai,  Sistem pemilu yang akan diterapkan, hal-hal yang harus dilakukan oleh pengurus partai dalam menuju sebagai peserta pemilu dan verifikasi factual.

Sementara dari peserta Ketua DPC yang hadir mengusulkan  berkaitan dengan fungsi control agar setiap yang sudah menduduki anggota di parlemen, DPRD/DPR Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat hendaknya mengundurkan dari struktur kepengurusan partai agar tidak terjadi benturan kepentingan (Conflict of interest).

Sementara masih dari peserta yang hadir Ketua DPC Kuningan Aom, menyampaikan pertemuan berikutnya akan dilaksanakan di Kabupaten Kuningan mendatang. Usai acara, dilanjutkan dengan makan bersama sambil hiburan dan foto-poto bersama.


Mustamid .A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A., C.Md.

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
TANGKAP pelaku yang ditangkap beserta barangbuktinya. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon kembali tunjukan ketegasannya dalam memberantas peredaran Obat Keras Ilegal di wilayah hukum Kabupaten Cirebon. Dalam operasi maraton dan pengembangan kilat yang dilancarkan pada Senin, (10/8/2026), petugas berhasil menggulung tiga pengedar obat keras ilegal (OK) di wilayah Kecamatan Arjawinangun dan Kecamatan Susukan, serta menyita total 6.964 butir OK.

​Penindakan diawali dari penggerebekan di wilayah Kecamatan Arjawinangun, pada pukul 13.30 WIB. Petugas membekuk tersangka T (35),  Saat penggeledahan di kediamannya, polisi menemukan puluhan Tramadol, dan Trihexyphenidyl, serta uang sisa hasil penjualan, HP dan tas selempang Dari hasil pemeriksaan,(T ) diperoleh keterangan pasokan obat tersebut dari seorang  berinisial ( S ) yang kini Masih Dalam Pengejaran

​Tak berhenti di situ, pada pukul 15.00 WIB petugas bergerak ke sebuah bengkel sepeda motor di Jalan Raya Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Petugas meringkus tersangka MF (27) dan kembali menyita puluhan barang bukti  Tramadol sisa penjualan, uang tunai ,  dompet, serta HP.

Saat diinterogasi, ( MF ) menjelaskan mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pemasok besar di wilayah Susukan berinisial  ( A ). Merespons keterangan ( MF ) , petugas melancarkan pengembangan kilat ke lokasi sasaran. Tepat pukul 18.00 WIB, petugas menggerebek rumah tersangka A (42) di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. 

Dari penggeledahan di rumah A, petugas membongkar gudang penyimpanan obat berkapasitas besar dan menyita barang bukti fantastis sebanyak 4.820 butir Tramadol dan 2.037 butir Trihexyphenidyl yang disembunyikan di dalam dua buah tas ransel. Tersangka A membeberkan bahwa ribuan butir obat keras tersebut diperoleh dari seorang bandar berinisial A yang kini  tengah diburu petugas Jajaran Satnarkoba Polresta Cirebon.
BARANG BUKTI terlihat beberapa barang bukti yang diamankan. Foto Humas
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan rantai peredaran obat keras ilegal ini merupakan komitmen nyata Polresta Cirebon dalam memutus rantai pasokan obat terlarang yang menyasar masyarakat dan generasi muda. 

"Operasi serentak dan pengembangan terukur ini membuktikan bahwa Polresta Cirebon tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku peredaran obat keras tanpa ilegal. Kami akan terus memburu para penyuplai dan bandar di atasnya hingga ke akar-akarnya demi menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Cirebon," tegas Kombes Pol. Imara Utama.

​Saat ini ketiga tersangka beserta barang bukti sebanyak 4.893 butir Tramadol, 2.071 butir Trihexyphenidyl, uang hasil penjualan, serta peralatan komunikasi telah diamankan di Mapolresta Cirebon. 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan sebagaimana telah diubah dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.


Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
RAPAT Persiapan memperingati hari kemerdekaan. Foto Mustamid
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 tahun 2026 yang ke 81. Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Cirebon gelar rapat beserta jajaranya di Kantor DPC Jl. Sunan Gunung Djati Cirebon, Minggu,  (09/08/26).

Dalam rapat tersebut yang dipimpin oleh Ketua DPC PSIB Ibu Marwah, S.ST., MM berjalan dengan baik. Dijelaskan Marwah. DPC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Cirebon pada setiap memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia selalu diisi dengan berbagai kegiatan biasanya mengikuti Upacara penaaikan sang saka merah putih di tingkat Kabupaten Cirebon memenuhi Undangan Bupati maupundi Tingkat Kecamatan memenuhi undangan Camat. 

Selain itu ada kegiatan lainnya seperti menyelenggarakan lomba-lomba berbagai macam mulai panjat pinang, Tarik tambang, lomba makan kerupuk dan lomba pencari bakat melalui Tarik suara. Hal ini telah dilakukan semenjak pada masa kepemimpinan pak Mustamid, sekarang beliau sudah ditarik dari jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Provinsi Jawa Barat Ketua Bidang Hukum. “Alhamdulillah beliau membersamai kami pada acara rapat pembentukan kepanitian HUT RI yang ke 81 tahun 2026”, tandasnya.

Dalam perayaannya, Ketua Panitia terpilih Iwan Setiawan dengan didampingi wakilnya Amir siap akan melaksanakan keputusan rapat dengan mensukseskan HUT ke 81 RI tahun 2026.

HADIR turut hadir beberapa pengurus untuk persiapan. Foto Mustamid
Sementara Ketua Bidang Hukum PSIB Provinsi Jawa Barat, Mustamid. AM, S.Pd., SH, MH, CLA, C.Md. dalam Berbagaiya beliau menjelaskan. HUT RI bukan hanya mengikuti upacara, atau menyelenggarakan lomba-lomba, tetapi ada hal terpenting yang perlu kita renungi bersama adalah mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur menyumbangkan nyawa dan raga untuk kemerdekaan Republik Indonesia, akan tetapi perlu untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa setelah lepas dari masa penjajahan Belanda dan Jepang yang cukup lama sampai 3,5 tahun. 

Yang utama adalah bagaimana kita menjaga dan merewat setelah kita merdeka semua komponen bangsa mempunyai tugas untuk sama-sama memajukan bangsa, Hubbul Wathani Minal Iman “Cinta tanah air adalah sebagai dari Iman” merupakan kewajiban kita bersama”, tandasnya.

Sukses selalu buat DPC PSIB Kabupaten Cirebon , disambut tepuk tangan dengan yel..yel… Siapa kita Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu. DPC PSIB Kabupaten Cirebon Siap siaga…Allahu Akbar….. Allahu Akbar….Allah Akbar.


Mustamid. AM, S.Pd., SH, MH, CLA, C.Md
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PUNCAK acara harkopnas di Kabupaten Cirebon. Foto Ramadhan
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM tingkat Kabupaten Cirebon di Stadion Watubelah Sumber, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat konsolidasi koperasi dan UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi kerakyatan di Kabupaten Cirebon.

Peringatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM), Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Cirebon, dan Forum UMKM Kabupaten Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga meresmikan fasilitas, sarana, dan prasarana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Berdasarkan data Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, sebanyak 116 KDKMP sudah terbangun dan siap beroperasi. Sementara itu, 288 KDKMP lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Sejumlah armada pendukung KDKMP juga telah tersedia. Armada tersebut terdiri atas 103 unit mobil truk, 67 unit mobil double cabin yang telah diterima, serta 98 unit kendaraan roda tiga.

Bupati Cirebon Imron berharap seluruh fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan pengurus koperasi untuk mendukung kegiatan dan kepentingan koperasi, sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kami harap nanti dari pengurus koperasi bisa menggunakan mobil-mobil ini untuk kepentingan koperasi. Mudah-mudahan koperasi kita maju, ekonomi kita Kabupaten Cirebon maju,” ujar Imron.

Menurut Imron, keberadaan Koperasi Desa diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Harapannya dengan adanya koperasi desa ini, nanti ekonomi di masyarakat berjalan. Dengan ekonomi berjalan, otomatis ketahanan pangan jalan. Ketahanan pangan jalan, nanti juga masyarakat di daerah wong-e pada wareg (orangnya pada kenyang) lan sehat,” pungkasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina, mendorong koperasi untuk melibatkan generasi muda dalam pengelolaannya.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan koperasi.

“Saya sarankan untuk koperasi ke depan, ajaklah generasi-generasi muda, Gen Z. Generasi muda harus masuk ke koperasi. Buat literasi koperasi sebanyak-banyaknya untuk menjaga keberlangsungan koperasi,” jelas Yuke.

Sementara itu, Kepala Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, mengatakan penguatan koperasi dan UMKM memiliki landasan regulasi melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cirebon tentang UMKM dan Koperasi.

“Ada pesan utama dalam pelaksanaan ini bahwa kita sudah punya Perda, Perda UMKM dan Perda Koperasi Kabupaten Cirebon. Itu adalah dasar regulasi kita untuk mendorong agar potensi-potensi kita bisa didorong menjadi kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Alex.

Di sektor UMKM, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga memperkuat pengembangan usaha melalui Cirebon Inkubator Bisnis (CIB).

Program yang sebelumnya menjadi program strategis dinas tersebut, kini telah menjadi salah satu program prioritas Kabupaten Cirebon.

“Sedangkan untuk di UMKM-nya ada Inkubator Bisnis atau CIB, Cirebon Inkubator Bisnis. Yang tahun kemarin masih dalam bentuk program strategis dinas, sekarang sudah jadi program prioritas Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

Melalui peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong penguatan koperasi dan UMKM melalui regulasi, sarana pendukung, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan kapasitas pelaku usaha.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon.


(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
HADIAH Kapolresta Cirebon bagikan hadiah nobar bagi yang beruntung. Foto Humas

Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya, Kamis (6/8/2026) malam. Acara yang berlangsung meriah, hangat, dan sarat jiwa sportivitas tersebut dipusatkan di Point Break Cafe & Resto, Jalan Pangeran Cakrabuana, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

​Kegiatan nobar akbar ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., serta didampingi Pejabat Utama (PJU) Polresta Cirebon, Kapolsek Talun, jajaran perwira, dan personel Polresta Cirebon. Suasana kebersamaan semakin terasa kental dengan hadirnya ratusan suporter dari komunitas Bobotoh, Viking, serta warga masyarakat sekitar yang memadati lokasi acara.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan bahwa nobar ini digelar sebagai wadah untuk merawat kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, serta mengokohkan sinergitas antara institusi Polri dan masyarakat melalui momentum pesta olahraga sepak bola. Untuk menambah kemeriahan acara, Polresta Cirebon juga menyediakan puluhan doorprize menarik dengan Grand Prize utama berupa satu unit motor listrik.

​"Melalui nobar ini, kami ingin menciptakan ruang kebersamaan yang hangat antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para pencinta sepak bola di Cirebon. Kita buktikan bahwa menikmati pertandingan besar seperti Persib melawan Persebaya dapat berlangsung dengan penuh kegembiraan, aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas," ujarnya.

SINERGITAS Kapolresta Cirebon saat ditengah tengah masyarakat. Foto Humas

​Guna memelihara kondusivitas wilayah sebelum, saat, hingga seusai pertandingan, Polresta Cirebon menerjunkan pengamanan secara menyeluruh. Sebanyak 378 personel gabungan yang terdiri dari satuan fungsi operasional dan seluruh Polsek jajaran Polresta Cirebon dikerahkan serta disiagakan di berbagai titik strategis di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Langkah antisipatif ini diambil guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat luas.
​Lebih lanjut, Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan di lapangan diinstruksikan untuk bertindak secara humanis, profesional, dan responsif sebagai wujud komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik. 

Berkat kesadaran bersama dan pengamanan yang terstruktur, seluruh rangkaian kegiatan nobar hingga euforia seusai pertandingan final Piala Presiden 2026 di wilayah Kabupaten Cirebon berlangsung dengan sangat lancar, aman, dan kondusif.


Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon