stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PENGURUS susunan pengurus partai PSI 
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
 
KABUPATEN CIREBON — Susunan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cirebon periode yang baru telah resmi ditetapkan. Penetapan pengurus ini menjadi langkah penting bagi keberlangsungan dan penguatan organisasi partai di tingkat daerah, guna semakin mendekatkan PSI dengan masyarakat serta memperkokoh peran partai dalam pembangunan Kabupaten Cirebon ke depannya.
 
Susunan Pengurus DPD PSI Kabupaten Cirebon
 
Berdasarkan penetapan yang telah dilakukan, susunan pengurus DPD PSI Kabupaten Cirebon adalah sebagai berikut:
 
- Ketua : Capt. HM Haryanto, SE, MM., M.Mar.
- Ketua Harian : H. Moch Carkim, SH
- Sekretaris : A Faby Kriyan AR, SH
- Bendahara: Sudarto, SH
 
Komitmen Membangun Partai yang Solid dan Berdaya Saing
 
Dengan terbentuknya kepengurusan yang baru ini, diharapkan DPD PSI Kabupaten Cirebon dapat semakin solid, bergerak cepat, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat yang ada di wilayahnya. Kombinasi latar belakang dan keahlian masing-masing pengurus yang diproyeksikan dapat melengkapi satu sama lain, sehingga memperkuat kemampuan partai dalam menyusun program yang relevan, inklusif, dan bermanfaat bagi rakyat.
 
Kepemimpinan Capt. HM Haryanto diharapkan mampu membawa PSI Kabupaten Cirebon semakin maju, berkembang, dan dikenal luas oleh masyarakat. Dukungan dari jajaran pengurus lainnya diharapkan dapat memperkuat sinergi internal serta memperluas jaringan partai hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
 
Siap Berkontribusi untuk Masyarakat dan Daerah
 
Kepengurusan yang baru ditetapkan ini diharapkan dapat segera menyusun program kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. PSI Kabupaten Cirebon diharapkan hadir bukan hanya sebagai kekuatan politik, melainkan sebagai mitra masyarakat dalam memperjuangkan aspirasi dan harapan-harapan warga Kabupaten Cirebon. Semoga seluruh jajaran pengurus dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan semangat mengabdi demi kemajuan Kabupaten Cirebon.
 
( Pewarta : Dariman A. Md )
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
UPACARA Kapolres saat adakan upacara kenaikan pangkat. Foto Humas
Suara Semesta, Cirebon Kota
Pengabdian panjang dua personel Polres Cirebon Kota mendapat penghargaan melalui kenaikan pangkat pengabdian pada Selasa (01/09/2026), yang ditandai dengan pelaksanaan Upacara Korps Raport di Lapangan Upacara Mako Polres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 5, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Upacara tersebut dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., sebagai bentuk penghargaan institusi terhadap perjalanan pengabdian personel yang telah menjalankan tugas kepolisian dengan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi selama berdinas di lingkungan Polres Cirebon Kota.

Dua personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian tersebut yakni Ipda Warsita Suryawinata yang bertugas sebagai Pama SPKT Polres Cirebon Kota dan Ipda Suprihadi yang bertugas sebagai Pama Sat Lantas Polres Cirebon Kota, dengan kenaikan pangkat dari golongan Bintara menuju golongan Perwira sebagai bagian dari penghargaan atas masa dan kualitas pengabdian keduanya.

Momentum Korps Raport tidak hanya menjadi kegiatan seremonial kenaikan pangkat, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, serta kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas kepolisian dan memberikan kontribusi bagi pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Cirebon Kota menyampaikan ucapan selamat kepada kedua personel yang memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi serta menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kesatuan atas dedikasi dan pelaksanaan tugas yang telah diberikan selama mengabdi di institusi Polri, khususnya di Polres Cirebon Kota.

PERSONEL dua personel yang menerima kenaikan pangkat saat berfoto dengan Kapolres. Foto Humas
Kenaikan pangkat pengabdian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mempertahankan semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, memperkuat tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta menjaga sikap dan perilaku sebagai anggota Polri agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus terpelihara.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan momentum yang memiliki nilai penting karena penghargaan tersebut mencerminkan apresiasi institusi terhadap perjalanan tugas personel yang telah memberikan dedikasi selama menjalankan amanah sebagai anggota Polri.

"Pengabdian yang dijalankan dengan dedikasi dan tanggung jawab merupakan bagian penting dari perjalanan setiap anggota Polri, sehingga kenaikan pangkat pengabdian ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi untuk terus memberikan kinerja terbaik hingga akhir masa kedinasan," ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia menambahkan bahwa semangat pengabdian kedua personel tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh anggota Polres Cirebon Kota untuk senantiasa bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Rangkaian Upacara Korps Raport kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama kedua personel penerima kenaikan pangkat pengabdian bersama Kapolres Cirebon Kota dan para pejabat utama Polres Cirebon Kota sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas perjalanan pengabdian yang telah mereka berikan kepada institusi Polri.


Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polres Cirebon Kota
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Kabupaten Cirebon) -
Kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), salah satu Program Hasil Cepat Terbaik / Quick Win pemerintah yang menargetkan manfaat bagi seluruh warga Indonesia. Di Kabupaten Cirebon, pelaksanaan program ini berjalan baik dan terus menunjukkan kemajuan yang menggembirakan, sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah sekaligus dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
 
Program CKG: Deteksi Dini, Pencegahan, dan Edukasi Hidup Sehat
 
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan program pemerintah dengan target penerima manfaat terbesar sepanjang sejarah, mencakup seluruh warga Indonesia mulai dari bayi baru lahir hingga usia lanjut. Tujuan pemerintah pusat memberikan fasilitas kesehatan ini adalah agar risiko penyakit dapat diidentifikasi dan dicegah, penyakit dapat dideteksi sejak dini untuk segera diobati, serta masyarakat mendapat sosialisasi dan edukasi agar memahami dan menerapkan pola hidup sehat.
 
Sasaran program ini mencakup semua kelompok usia:
 
- Bayi baru lahir (usia 2 hari)
- Balita dan anak prasekolah (usia 1–6 tahun)
- Dewasa (usia 18–59 tahun)
- Lanjut usia (di atas 60 tahun)
 
Berbagai manfaat pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan bayi baru lahir, pengukuran pertumbuhan (berat badan dan tinggi badan) serta perkembangan bagi balita, pengukuran tekanan darah, gula darah dan fungsi ginjal, pemeriksaan indera (mata dan telinga), hingga pemeriksaan gigi, kesehatan jiwa, dan lainnya.
 
Capaian 31,06% per 31 Agustus 2026, Terus Melaju Menuju Target
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, S.KM., M.Kes., menyampaikan perkembangan pelaksanaan CKG saat ditemui di ruang kerjanya, Jl. Sunan Muria No. 6, Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Senin (31/08/2026).
 
“Alhamdulillah, kita dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari jumlah penduduk yang telah dilakukan CKG s/d 31 Agustus mencapai 722.152 jiwa atau setara 31,06%, dari target 46% dari total jumlah penduduk 2.325.222 jiwa,” ungkapnya.
 
Pelaksanaan CKG di Kabupaten Cirebon berjalan melalui sosialisasi kepada masyarakat yang dilakukan oleh pihak puskesmas, didukung dengan Surat Edaran Bupati Cirebon terkait pelaksanaan CKG bagi masyarakat. Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan oleh tim puskesmas, baik di dalam gedung maupun luar gedung puskesmas, serta khusus untuk anak sekolah dilaksanakan langsung di sekolah-sekolah.
 
Wujud Implementasi Asta Cita, Kesehatan Sebagai Fondasi SDM Unggul
 
Menurut Hj. Eni Suhaeni, CKG merupakan Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto, sekaligus implementasi Asta Cita keempat yang menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
 
“CKG atau Cek Kesehatan Gratis adalah salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bapak Presiden melalui Kementerian Kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat sebagai upaya deteksi dini penyakit dan faktor risiko kesehatan,” pungkasnya.
 
Langkah Nyata Demi Masyarakat yang Lebih Sehat dan Sejahtera
 
Capaian 31,06% ini menjadi bukti keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam memastikan setiap warga dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan biaya. Program ini bukan sekadar pemeriksaan semata, melainkan upaya strategis agar penyakit dapat diketahui sejak dini, risiko dapat dicegah, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat. Semoga capaian ini terus meningkat hingga mencapai target yang ditetapkan, sehingga kesehatan masyarakat Kabupaten Cirebon semakin terjamin, menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah, dan mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.
 
(Laporan: Dariman A. Md)

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
WALIKOTA Cirebon saat hadiri ulang tahun RSD Gunung Jati. Foto Ramadhan
Suara Semesta, Kota Cirebon
Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memasuki usia ke-105 tahun. Lebih dari satu abad perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari sejarah pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Cirebon dan wilayah sekitarnya.

Momentum tersebut diperingati melalui Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 RSD Gunung Jati yang dipimpin langsung Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Senin (31/8/2026).

Mengusung tema “Terus Melayani, Bertransformasi, Bersinergi, untuk Kesehatan yang Lebih Baik”, peringatan HUT tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang rumah sakit, tetapi juga momentum untuk melihat kembali sejauh mana pelayanan kesehatan menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Sekretaris Daerah, Iing Daiman. Wali Kota menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang RSD Gunung Jati yang terus tumbuh dan melakukan pembenahan.

“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-105 untuk Rumah Sakit Daerah Gunung Jati. Seratus lima tahun bukanlah waktu yang singkat. Ini adalah perjalanan panjang yang merekam jejak sejarah kemanusiaan di Kota Cirebon,” ujarnya.

Menurutnya, RSD Gunung Jati tidak boleh berhenti pada capaian yang telah diraih. Perubahan kebutuhan masyarakat menuntut rumah sakit untuk terus beradaptasi, baik dari sisi teknologi, inovasi maupun cara memberikan pelayanan.

Wali Kota menegaskan, transformasi yang dilakukan harus tetap menempatkan masyarakat sebagai tujuan utama.

“Kita ingin pelayanan di rumah sakit ini tidak hanya cepat dan modern, tetapi juga ramah dan manusiawi. Transformasi dan inovasi yang kita lakukan harus selalu bermuara pada satu tujuan, yaitu terwujudnya kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan,” katanya.

Salah satu perkembangan yang mendapat perhatian adalah hadirnya layanan ginekologi onkologi atau layanan khusus penanganan kanker pada organ reproduksi perempuan. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya RSD Gunung Jati untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih spesifik dan komprehensif.

Selain itu, RSD Gunung Jati juga telah menghadirkan layanan penanganan kanker payudara. Kedua layanan tersebut menjadi bagian dari pengembangan Poliklinik Rara Jelita yang secara khusus memberikan pelayanan bagi perempuan.

BERBINCANG Walikota Cirebon saat berbincang dengan pejabat RSD. Foto Ramadhan
Wali Kota mengatakan, kehadiran layanan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Ciayumajakuning. Sebab, selama ini masyarakat yang membutuhkan layanan kanker kandungan untuk penanganan lebih lanjut banyak yang harus mengakses fasilitas kesehatan di luar daerah.

“Ini merupakan satu inovasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Ciayumajakuning. Untuk pelayanan kanker kandungan, di wilayah Ciayumajakuning ini baru RSD Gunung Jati yang memberikan layanan tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, layanan kanker payudara juga telah mulai beroperasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat sejak 10 Agustus 2026.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan ini bisa membantu pelayanan masyarakat Kota Cirebon maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan penanganan kanker payudara ataupun kanker kandungan di Rumah Sakit Gunung Jati,” tuturnya.

Di sisi lain, Wali Kota mengingatkan seluruh jajaran RSD Gunung Jati agar tidak cepat berpuas diri dengan berbagai capaian yang telah diraih. Menurutnya, harapan masyarakat terhadap pelayanan publik terus berkembang dan sering kali bergerak lebih cepat daripada kemampuan institusi dalam meresponsnya.

Karena itu, inovasi dan pembenahan harus menjadi bagian dari keseharian, bukan hanya dilakukan ketika ada penilaian atau momentum tertentu.

Wali Kota juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh unsur di lingkungan rumah sakit. Dokter, perawat, bidan, tenaga administrasi, petugas kebersihan, keamanan hingga seluruh unsur pendukung memiliki peran yang sama penting dalam memastikan pelayanan berjalan dengan baik.

“Jangan ada ego sektoral, ego profesi, apalagi ego pribadi. Keselamatan dan kepuasan pasien adalah di atas segalanya. RSD Gunung Jati sebagai rumah sakit rujukan utama harus diwujudkan melalui kerja bersama, bukan hanya berhenti pada laporan administratif,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengingatkan mengenai kedisiplinan aparatur. Menurutnya, rumah sakit memiliki karakter pelayanan yang berbeda karena beroperasi selama 24 jam. Ketepatan waktu dan kehadiran petugas bukan semata-mata persoalan administrasi kepegawaian, melainkan bagian dari tanggung jawab kepada pasien.

“Selama jam kedinasan, tugas pelayanan di rumah sakit ini adalah kehormatan dan prioritas utama. Berikanlah teladan yang baik dan jadikan kedisiplinan sebagai bentuk kesadaran nurani kita sebagai abdi negara,” ungkapnya.

Selain kualitas pelayanan, Wali Kota meminta manajemen RSD Gunung Jati memberikan perhatian serius terhadap tata kelola administrasi, termasuk proses klaim BPJS Kesehatan. Ia menilai kelengkapan administrasi dan kelancaran klaim tidak dapat dipandang sebagai urusan satu bagian saja, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh mata rantai pelayanan.

“Saya meminta manajemen untuk membangun ekosistem administrasi yang sehat dan terintegrasi. Kita harus bersama-sama menyelesaikan persoalan-persoalan masa lalu, tetapi jangan sampai menimbulkan persoalan baru,” pesannya.

Direktur Utama RSD Gunung Jati Kota Cirebon, dr. Katibi, mengatakan pengembangan layanan di rumah sakit pada dasarnya lahir dari dua hal utama, yakni perkembangan ilmu pengetahuan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kedua hal tersebut bertemu dalam pengembangan layanan ginekologi onkologi di RSD Gunung Jati.

“Perkembangan itu dipicu oleh dua hal. Pertama, pengetahuan, dan kedua, kebutuhan masyarakat. Dua-duanya bertemu dalam pelayanan ginekologi onkologi,” ujar dr. Katibi.

Ia menjelaskan, perkembangan keilmuan di bidang obstetri dan ginekologi saat ini semakin luas dengan hadirnya berbagai subspesialisasi. RSD Gunung Jati sebelumnya telah memiliki layanan subspesialis fetomaternal, dan kini pengembangan dilanjutkan dengan menghadirkan layanan ginekologi onkologi.

“Ini merupakan titik temu antara perkembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebutuhan masyarakat itu sendiri,” katanya.

Kehadiran layanan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Cirebon dan wilayah Ciayumajakuning yang selama ini banyak mengandalkan rujukan ke rumah sakit di Bandung, khususnya Rumah Sakit Hasan Sadikin.

“Selama ini pelayanan ginekologi onkologi banyak bertumpu di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Kita relatif jauh, bisa dua sampai tiga jam ke sana, sementara di sana juga padat karena banyak kebutuhan dan antrean dari berbagai daerah,” jelas dr. Katibi.

Dengan hadirnya layanan ginekologi onkologi di RSD Gunung Jati, masyarakat kini memiliki alternatif layanan yang lebih dekat. Hal tersebut sejalan dengan posisi RSD Gunung Jati sebagai rumah sakit daerah yang melayani masyarakat Kota Cirebon dan wilayah sekitarnya.

dr. Katibi menyebutkan, layanan tersebut telah berjalan dan melayani pasien, termasuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan sejak 10 Agustus 2026.

“Pengembangan layanan tersebut semoga dapat semakin mendekatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan RSD Gunung Jati untuk terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” harapnya.

(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
JAM PIMPINAN saat apel jam pimpinan. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon menggelar Apel Jam Pimpinan yang dirangkai dengan Penyerahan Penghargaan Pelayanan Prima dan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Senin (31/8/2026).

​Apel Jam Pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH, SIK, MH, serta diikuti Pejabat Utama (PJU), para Kabag, Kasat, Kasi, petugas, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polresta Cirebon.
PENGHARGAAN berikan penghargaan pelayanan prima dan IKPA 2026. Foto Humas
Dalam apel tersebut, Kapolresta Cirebon menerima dua piagam penghargaan. Diantaranya Penghargaan Kategori Pelayanan Prima (A) yang diberikan langsung oleh Kapolri atas hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025, menobatkan Polresta Cirebon sebagai Unit Pelayanan Publik berpredikat terbaik.

Selain itu, Penghargaan Implementasi Anggaran Terbaik (IKPA 100) dari KPPN atas keberhasilan Polresta Cirebon meraih Nilai Indikator Kinerja Implementasi Anggaran (IKPA) sempurna (100) pada Periode Semester I Tahun 2026.

​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras memelihara kondusivitas wilayah serta menjaga akuntabilitas tata kelola keuangan negara.

​"Kondusifnya wilayah hukum Polresta Cirebon serta diraihnya dua penghargaan bergengsi ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan seluruh personel. Predikat Pelayanan Prima dari Bapak Kapolri serta Nilai IKPA 100 dari KPPN merupakan bukti nyata komitmen kita dalam memberikan pelayanan publik yang ramah, profesional, transparan, dan akuntabel," ujarnya.

​Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon berpesan agar seluruh anggotanya tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan capaian ini sebagai pemacu semangat untuk terus mempertahankan standar pelayanan terbaik di tengah masyarakat.

“Tingkatkan terus kinerja, jaga kekompakan, dan rawat baik-baik kepercayaan yang telah diamanahkan masyarakat kepada institusi Polri,” tutupnya.

Editor: Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon