stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
JALIN SILATURRAHMI Kapolsek Depok kunjungi purnawirawan Polri. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
​Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Depok Polresta Cirebon menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada para purnawirawan Polri yang berdomisili di wilayah hukum setempat. Agenda anjangsana dan bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. 

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Depok pada Rabu pagi, 8 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan menyisir sejumlah kediaman para senior korps berbaju cokelat tersebut.

​Aksi kepedulian terhadap para purnabakti kepolisian ini dipimpin secara langsung oleh Kapolsek Depok AKP Endang Kusnandar, S.H., M.H. Dalam pelaksanaannya di lapangan, Kapolsek didampingi oleh sejumlah personel andalannya, yakni Ps. Kanit Binmas Aiptu Surdi, Kanit Intel Aiptu Purwanto, serta KSPK Aiptu Nanang. Kehadiran jajaran Polsek Depok di tengah-tengah para purnawirawan ini disambut dengan kehangatan dan rasa kekeluargaan yang erat, sekaligus menjadi wadah komunikasi untuk mendengar masukan dari para senior.

​Kapolsek Depok AKP Endang Kusnandar, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pembagian paket sembako ini diserahkan khusus kepada sepuluh tokoh purnawirawan Polri yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan baik di kepolisian. 

HARGAI para purnawirawan Polri berikan penghormatan dengan bingkisan. Foto Humas
Para penerima bantuan tersebut di antaranya adalah AKP (Purn) Yusup, AKP (Purn) Parno, Iptu (Purn) Dadang, Ipda (Purn) Sukardi, Ipda (Purn) Tarmizi, Ipda (Purn) Harto, Ipda (Purn) Karsana, Aiptu (Purn) Duki, Aiptu (Purn) Wartoyo, serta Aiptu (Purn) H. Sujatmoko. 

"Penyerahan bantuan ini dilakukan secara humanis sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang yang telah mereka berikan kepada institusi kepolisian selama ini," kata AKP Endang Kusnandar.

​Lebih lanjut, AKP Endang Kusnandar menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 merupakan saat yang tepat untuk terus memperkuat tali silaturahmi dan menjaga hubungan emosional antara personel yang aktif dengan para purnawirawan. 

Pihak Polsek Depok berharap bantuan sembako yang diberikan jangan dilihat dari nilainya, melainkan sebagai wujud perhatian, rasa cinta, dan apresiasi yang tinggi dari generasi penerus Polri kepada para seniornya. Pemberian bantuan sosial ini juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian serta membawa kebahagiaan bagi keluarga purnawirawan.


Editor : Dariman, A.Md
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
JELASKAN Kepala Desa Pur'in saat memberikan penjelasan. Foto Riyati 
Suara Semesta, 
Slawi
Senin, 6 Juli 2026 Pemerintah Desa Pur'in, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal mengatakan, "Perlu kami sampaikan bahwa Kepala Desa Pur'in tidak pernah mengimbau ataupun memerintahkan warga untuk meminta atau menambah biaya sebesar Rp100.000 dalam proses pengurusan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ucapnya.

Pemerintah Desa Pur'in telah menjalankan seluruh tahapan dan prosedur sesuai dengan ketentuan serta arahan dari BPN. Seluruh data yang diperlukan telah disampaikan, dan saat proses ini tinggal menunggu informasi serta tahapan selanjutnya dari pihak BPN.

Adapun Poksi (Kelompok Kerja) PTSL melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya dalam membantu kelancaran pelaksanaan Program PTSL di Desa Pur'in.

Apabila terdapat pihak yang mengatasnamakan Kepala Desa atau Pemerintah Desa Pur'in dan meminta tambahan biaya di luar ketentuan yang berlaku, masyarakat diharapkan segera melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Desa agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Ditambahkannya, “Mari kita bersama-sama menjaga perdamaian, menyampaikan informasi yang benar, serta tidak mudah mempercayai yang belum jelas kebenarannya" harapnya. 

Semoga Program PTSL di Desa Pur'in dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.


Riyati / Kaperwil 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
APEL penyambutan Kapolda Jabar dalam upacara. Foto Humas 
Suara Semesta, Kota Bandung
 
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, SH, SIK, MH, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon, menghadiri langsung upacara penyambutan Kapolda Jawa Barat yang baru, Irjen Pol. Pipit Rismanto, SIK, MH, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin (6/7/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Polresta Cirebon tersebut menjadi bentuk komitmen nyata dalam menyambut nakhoda baru kepolisian Jawa Barat, sekaligus melepas pejabat lama, Komjen Pol. Rudi Setiawan, SIK, SH, MH, yang kini resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan melalui Upacara Penyerahan Pataka Polda Jabar “Ganda Wibawa Cakti”.

Kombes Pol. Imara Utama menegaskan, kehadirannya dalam momentum sakral ini bukan sekadar memuat agenda seremonial, melainkan penegasan loyalitas dan soliditas jajaran Polresta Cirebon dalam mendukung penuh kebijakan Kapolda Jabar yang baru.

“Kami hadir untuk menghormati dan mengawal langsung estafet kepemimpinan ini. Polresta Cirebon siap bersinergi total di bawah komando Bapak Kapolda Irjen Pol. Pipit Rismanto guna menjaga kesinambungan tugas kepolisian, memperkuat komitmen kamtibmas, serta memastikan soliditas internal di wilayah Jawa Barat tetap kokoh,” tegas Kombes Pol. Imara Utama.

SAMBUT para Kapolres saat acara berlangsung. Foto Humas 
Rangkaian upacara yang berlangsung khidmat di Halaman Apel Mapolda Jabar tersebut juga disaksikan oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, serta para Kapolres jajaran se-Jawa Barat. Acara khidmatnya juga didukung oleh barisan pasukan elit mulai dari Sat Brimobda, Dit Polairud, Dit Samapta, hingga gabungan Sat Reskrim, Intel, Narkoba, dan ASN Polda Jabar.

Melalui momentum ini, Kombes Pol. Imara Utama memastikan bahwa jajaran Polresta Cirebon akan langsung tancap gas menyelaraskan program kerja daerah dengan visi misi yang diusung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr.Pipit Rismanto. Hal ini demi memberikan pelayanan prima, penegakan hukum yang berkeadilan, serta menjaga kondusifitas wilayah hukum Kabupaten Cirebon agar tetap aman dan terkendali.


Editor Koharrudin 
Sumber Humas Polresta Cirebon 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
KICAU Festival kicau mania yang sedang berlangsung. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Ratusan pencinta burung berkicau (kicau mania) dari berbagai daerah memadati area Taman Parkir Sumber di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Minggu (5/7/2026). Kehadiran para penghobi ini bertujuan untuk menyemarakkan gelaran Festival dan Lomba Burung Berkicau Piala Kapolresta Cirebon Cup 2026. 

Ajang bergengsi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut berlangsung meriah sejak pagi hari dan menyajikan persaingan sengit yang menjunjung tinggi sportivitas sejak dimulai pukul 09.00 WIB hingga dinyatakan selesai pukul 18.30 WIB.

​Hajatan akbar bagi para pencinta burung ini dihadiri oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H.  Pihak kepolisian juga menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya dalam kegiatan tersebut.

​Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto menyampaikan bahwa jajaran Polresta Cirebon mendukung penuh pelaksanaan festival ini sebagai sebuah kegiatan positif untuk menyalurkan hobi masyarakat Cirebon dan sekitarnya. Ia menekankan bahwa esensi utama dari kompetisi ini bukanlah mencari musuh atau rivalitas negatif, melainkan sebagai sarana hiburan sekaligus wadah silaturahmi yang efektif untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. 

"Melalui momentum peringatan Hari Bhayangkara ini, kami juga memohon doa restu kepada seluruh elemen warga agar korps baju cokelat dapat senantiasa lancar dalam menjalankan tugas, mengabdi kepada masyarakat, serta konsisten menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Cirebon agar tetap aman dan kondusif," katanya.

​Kompetisi berskala besar ini memperlombakan dua kategori besar, yakni kelas pembuka yang memainkan ragam jenis burung seperti Branjangan Campuran, Sogon Fullmet, hingga Branjangan Parva dengan tajuk kelas yang bervariasi mulai dari BWC, HRY, FBI, PJKS, PSI Cirebon, Balpot, hingga RTS.

MENANG pemenang festival saat menerima hadiah, Foto Humas
Sementara itu, tensi persaingan memuncak pada kelas utama yang memperlombakan Murai Muda, Cucak Hijau, Branjangan Java, Murai Batu, Kacer, hingga Branjangan Parva, dengan nama-nama kelas prestisius dari internal kepolisian dan mitra seperti Kelas Ranggajati, Wakapolresta, IJTI, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, Kapolresta, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Pataraksa, Kabag Ops, Kabag Ren, Kabag SDM, hingga Kelas Kasat Reskrim.

​Setelah melalui penilaian ketat dari tim juri, panitia mengumumkan para pemenang hadiah utama yang berhak membawa pulang trofi dan penghargaan eksklusif. Untuk kategori paling bergengsi yaitu Kelas Kapolresta jenis Murai Batu di gantangan nomor 28, predikat juara sukses diraih oleh burung bernama Maharesi milik Said dari Watubelah, Sumber. 

Selanjutnya, Kelas Wakapolresta jenis Murai Batu di gantangan nomor 29 dimenangkan oleh Kumbayana milik Amin yang jauh-jauh datang dari Indramayu, serta Kelas IJTI jenis Branjangan di gantangan nomor 15 berhasil diboyong oleh Vincent asal Jakarta. 

Sebagai bentuk apresiasi tinggi atas semangat sportivitas ratusan peserta, panitia menyediakan banjiran hadiah menarik mulai dari unit sepeda motor, piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, hingga beragam hadiah hiburan menarik yang diserahkan langsung di akhir acara dalam situasi yang aman dan tertib.

Editor : Dariman, A.Md
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
WISUDA para penari dengan pengasuh saat acara wisuda tari. Foto Ramadhan
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan menggelar acara Wisuda Tari bagi para siswa‑siswi Sanggar Tari Panji Budaya. Pimpinan Sanggar Tari Panji Budaya Drs. Suhada. Kegiatan ini menjadi momen penting sekaligus bukti nyata upaya pewarisan dan pelestarian kekayaan seni serta budaya daerah kepada putra‑putri terbaik tanah kelahirannya.
 
Acara berlangsung di Gedung Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Cirebon, pada Minggu, 5 Juli 2026. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Suryadi, S.E., selaku Anggota Dewan Komisi III Partai Keadilan Sejahtera (PKS), para pemimpin dan pejabat instansi terkait, berbagai pemangku kepentingan kebudayaan, serta perwakilan dari beragam sanggar tari yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Suasana berlangsung khidmat namun hangat, dipenuhi rasa bangga dan harapan besar akan kelanjutan tradisi.
 
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Kebudayaan, Rd. Bana, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi‑tingginya kepada seluruh peserta wisuda para putra‑putri daerah yang bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mendalami seni tradisi khususnya tarian khas Kabupaten Cirebon.
 
“Kehadiran dan semangat kalian untuk belajar merupakan kunci utama agar kekayaan seni budaya kita tidak hilang ditelan zaman. Kami berharap apa yang telah dipelajari dapat terus dihayati dan diamalkan, sehingga warisan leluhur ini tetap lestari, tumbuh, dan dijaga hingga masa‑masa mendatang,” ujar Rd. Bana.
 
Lebih jauh ia menegaskan harapan Dinas Kebudayaan agar para lulusan wisuda benar‑benar menginternalisasi nilai‑nilai seni dan makna yang terkandung dalam setiap gerakan tarian yang dikuasai. 

Mereka diharapkan tidak hanya sekadar pandai menari, tetapi juga tumbuh menjadi Duta‑duta Budaya yang berwibawa, berpengetahuan luas, serta mampu membawa nama baik Kabupaten Cirebon ke lingkup yang semakin luas mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, nasional, hingga cita‑cita mulia tampil di kancah internasional.
 
“Semoga kalian menjadi jembatan yang memperkenalkan keindahan dan kekhasan budaya Cirebon kepada masyarakat luas, bahkan hingga ke mancanegara,” tambahnya.
 
Dukungan dan Apresiasi dari Berbagai Pihak Sementara itu, Suryadi, S.E., selaku Anggota Dewan Komisi III Partai Keadilan Sejahtera, menyampaikan apresiasi mendalam atas ketekunan dan semangat yang ditunjukkan oleh pengelola serta siswa‑siswi Sanggar Panji Budaya dalam memperjuangkan, mempertahankan, sekaligus terus mengembangkan khazanah seni tari Cirebon.
 
Ia menilai bahwa materi pembelajaran yang disusun sangat terbuka dan luas, tidak terpaku hanya pada tarian khas daerah saja. Selain ragam tarian tradisional asli Cirebon, para siswa juga dibekali pengetahuan dan keterampilan terhadap tarian lain yang bernilai seni tinggi, antara lain tarian Jaipongan serta ragam tarian khas wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini melatih kepekaan seni sekaligus memperkaya wawasan budaya generasi muda.
 
“Partai Keadilan Sejahtera senantiasa mendukung penuh segala upaya pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Cirebon. Kebudayaan adalah jati diri bangsa dan identitas daerah yang wajib dijaga bersama,” tegasnya.
 
Terhadap hasil kegiatan wisuda ini, ia berharap menjadi titik awal yang kuat bagi para siswa untuk terus mengembangkan diri dan mendalami lebih jauh lagi kekhasan seni tradisional — khususnya Tarian Topeng yang menjadi salah satu ikon utama kebesaran seni Cirebon.
 
Sanggar Panji Budaya sendiri kini tumbuh menjadi salah satu wadah pendidikan seni yang penting dan berperan aktif menjembatani pengetahuan antara generasi tua dan generasi muda. Melalui pembelajaran yang teratur, terarah, dan disertai pemahaman makna budaya, sanggar ini berupaya menanamkan rasa cinta tanah air serta kebanggaan terhadap warisan leluhur sejak dini.
 
Keberadaan berbagai sanggar tari yang hadir meramaikan acara wisuda ini juga menunjukkan semangat kebersamaan yang erat antar‑komunitas seni se‑Kabupaten Cirebon. Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar‑sanggar sangat diperlukan agar kekayaan budaya semakin hidup, beragam, dan berkembang berkelanjutan.
 
Secara keseluruhan, kegiatan Wisuda Tari Tahun 2026 ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan seni, tokoh masyarakat, unsur legislatif, serta para pelaku seni: bahwa generasi muda adalah penerus utama yang akan menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan keindahan seni budaya Cirebon agar tetap bersinar abadi.


(Ramadhan)