stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PEMBINAAN orientasi posyandu bagi para nakes. Foto Robby 

Suara Semesta, Kabupaten Brebes 
Bertempat di Hotel Dedy Jaya telah dilaksanakan pertemuan orientasi pembinaan Posyandu bagi Nakes, pada hari Kamis 16/04/2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah 55 Tenaga kesehatan yang hadir dalam acara tersebut dari berbagai perwakilan Puskesmas.

Acara dibuka oleh Kabid Kesmas (kesehatan masyarakat) ibu Umiyati, SE, MM dan Kasi Promkes ibu Emi Sri Hartati, SKM Dinkesda Kab Brebes, beliau menyampaikan pentingnya 25 keterampilan kader dalam kegiatan posyandu ILP supaya peran penting didalam tugas bisa memahami dan bukan hanya itu saja yang dikerjakan melainkan bisa mengerti tugas yang lainnya.

POSE foto bareng saat usai acara. Foto Robby 

Pada acara tersebut diisi Narasumber dari Puskesmas Tanjung untuk menyampaikan program Posyandu ILP yang sudah berjalan selain itu Narasumber juga menyampaikan Materi tentang ibu hamil, balita, gizi, remaja, usia produktif dan Lansia.

   Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi Momentum dan Sharing antar sesama Nakes dalam meningkatkan Efektifitas Pelayanan Posyandu ILP berkomitmen dalam meningkatkan kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat, demi tercapainya kesehatan bersama.

Penulis : @robbyanggriawan
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
WASMAT Hakim wasmat sedang melakukan kegiatan pengawasan. Foto Ramadhan

Suara Semesta, Kabupaten Kuningan 
Dalam rangka memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan sesuai ketentuan serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) Pengadilan Negeri Kuningan melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pengamatan (WASMAT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan, Rabu (15/04).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut dihadiri oleh Hakim Pengawas dan Pengamat Pengadilan Negeri Kuningan, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, jajaran pejabat struktural, petugas lapas, serta warga binaan.

Dalam pelaksanaannya, tim Kimwasmat melakukan wawancara langsung terhadap sejumlah warga binaan yang telah mendapatkan putusan dari Pengadilan Negeri Kuningan. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan dan pengamatan terhadap kondisi warga binaan serta pelaksanaan program pembinaan yang berjalan di dalam lapas.

Tidak hanya itu, rombongan juga meninjau berbagai sarana dan prasarana pendukung, mulai dari blok hunian, layanan wartel di dalam blok, hingga fasilitas pembinaan. Kegiatan pembinaan kemandirian seperti pembuatan peci peupeujeuh dan produksi roti turut menjadi perhatian dalam peninjauan, yang menunjukkan aktivitas produktif warga binaan. Peninjauan juga dilakukan pada dapur sehat sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan makan warga binaan.

LANGSUNG pengawasan dan pengamatan langsung terhadap penghuni lapas. Foto Ramadhan

Dari hasil kegiatan, secara umum pelaksanaan pengawasan dan pengamatan berjalan dengan baik serta memberikan gambaran nyata mengenai kondisi Lapas Kelas IIA Kuningan. Warga binaan yang diwawancarai menunjukkan sikap kooperatif dan berperilaku baik. Program pembinaan, baik kemandirian maupun kepribadian, dinilai berjalan optimal dan aktif.

Selain itu, sarana dan prasarana pendukung seperti blok hunian, wartel, serta dapur sehat berfungsi dengan baik. Kegiatan pembinaan yang berjalan juga mencerminkan produktivitas warga binaan serta adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pembinaan.

Melalui kegiatan WASMAT ini, diharapkan pelaksanaan pembinaan dan pelayanan di Lapas Kelas IIA Kuningan dapat terus ditingkatkan dan semakin optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi efektif dalam memastikan standar pembinaan terpenuhi, sekaligus mendorong peningkatan sarana dan penguatan program pembinaan ke depan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan serta memberikan pembinaan yang berdampak positif bagi warga binaan.

Pewarta : Ramadhan
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
HASIL revitalisasi sekolah dengan hasil yang baik untuk pendidikan. Foto Diskominfo

Suara Semesta, Kabupaten Majalengka
Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen dalam membenahi infrastruktur dan sarana pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka.

Menanggapi perhatian masyarakat terhadap kondisi sejumlah bangunan sekolah yang memerlukan perbaikan, Kepala Dinas Pendidikan H. Muhamad Umar Ma'ruf menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka telah melakukan langkah-langkah strategis jauh sebelum kondisi fisik sekolah mencuat ke publik. Berdasarkan hasil pemetaan (mapping) menyeluruh, Pemkab telah mengajukan usulan revitalisasi berskala besar ke tingkat nasional.


" Hingga saat ini, tercatat sebanyak 323 sekolah di Kabupaten Majalengka telah diusulkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mendapatkan program revitalisasi " jelas Kadisdik, Rabu (15/4/2026).

Rincian usulan tersebut meliputi 39 Satuan PAUD, 221 Sekolah Dasar (SD) dan 63 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Data ini menunjukkan bahwa kami tidak bekerja secara parsial. Bukan hanya SDN 2 Gandabesi, namun seluruh sekolah dengan kondisi serupa sudah kami mapping dan kami usulkan secara kolektif ke Kementerian agar mendapatkan penanganan yang layak," ujarnya

BERUBAH dari yang tidak terurus menjadi bermanfaat. Foto Diskominfo

Sembari menunggu persetujuan anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemkab Majalengka juga mengambil langkah cepat melalui dana daerah. Tahun ini, sebanyak 22 sekolah telah dialokasikan untuk revitalisasi melalui APBD Kabupaten, yang terdiri dari17 bangunan SD dan 5 bangunan SMP.

Terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk perbaikan bangunan, H. Muhamad Umar Ma'ruf memberikan penjelasan mengenai batasan aturan yang berlaku. Berdasarkan regulasi nasional, pemanfaatan Dana BOS untuk pemeliharaan sarana prasarana hanya diperbolehkan maksimal 20% dari total dana yang diterima sekolah.

"Masyarakat perlu memahami bahwa Dana BOS diprioritaskan untuk operasional belajar mengajar. Dengan plafon maksimal 20% untuk pemeliharaan ringan, tentu tidak cukup untuk renovasi berat. Itulah mengapa revitalisasi harus melalui jalur pengusulan anggaran yang memiliki tahapan regulasi ketat," tambahnya.


Lebih lanjut Kadisdik menjelaskan bahwa merealisasikan pembangunan fisik memerlukan waktu karena harus melalui sinkronisasi data Dapodik, verifikasi lapangan, hingga penetapan anggaran di tingkat kementerian.

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat sebagai kontrol sosial. Kami pastikan proses ini terus dikawal agar realisasi fisik segera terwujud demi kenyamanan anak-anak kita dalam menuntut ilmu. Semua dilakukan dengan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan," tutup H. Muhamad Umar Ma'ruf..

Editor : Koharrudin
Sumber : Diskominfo Majalengka
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PERTOLONGAN petugas saat memberikan bantuan terhadap rumah kebakaran. Foto Humas

Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
​Warga Desa Galagamba, Ciwaringin mendadak geger. Suasana pagi yang tenang pada Selasa (14/04/2026) berubah menjadi mencekam setelah api raksasa tiba-tiba berkobar dan melahap habis kediaman warga bernama Sarkun.
​Peristiwa bermula sekitar pukul 07.45 WIB. Saksi mata di lokasi, Didi, mengaku melihat kepulan asap hitam pekat yang keluar dari sela-sela atap rumah korban. Tanpa pikir panjang, ia merangsek masuk ke area dapur yang ternyata sudah menjadi Lautan Api.

​Mendapat laporan darurat, jajaran Polsek Ciwaringin langsung bergerak bak kilat menuju lokasi. Dua unit mobil pemadam kebakaran juga turut dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api yang terus mengganas.

​Petugas berjibaku melawan panasnya api selama hampir dua jam. Setelah perjuangan dramatis, api akhirnya berhasil ditaklukkan total pada pukul 09.30 WIB.

BERSAMA terlihat bersama warga dan TNI saling membantu. Foto Humas

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian yang diderita Bapak Sarkun sangat menyakitkan. Harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun ludes menjadi abu dengan taksiran kerugian mencapai Rp 200 juta.
Saat ini, lokasi kejadian pun telah dipasang garis polisi. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam.

​"Kami sudah terjunkan tim untuk olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Fokus kami saat ini adalah memastikan penyebab pasti sumber api dan menjamin keamanan di sekitar lokasi pasca-kejadian," tegas Kombes Pol Imara Utama.

​Kini, puing-puing bangunan di RT 12/06 Desa Galagamba itu menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya amukan si jago merah di pagi yang kelabu tersebut. Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran yang bisa mengintai kapan saja.


Editor : Dariman, A.Md
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
BIBIT pembagian bibit tanaman bagi masyarakat. Foto Yonif

Suara Semesta, Benawa
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan, Satgas Yonif 521/DY melaksanakan kegiatan pembagian bibit tanaman kepada Masyarakat di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. (13/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap kondisi masyarakat di wilayah penugasan, khususnya dalam meningkatkan kemandirian pangan di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok, Bibit yang dibagikan berupa tanaman sayuran dan tanaman pangan yang mudah ditanam serta memiliki nilai manfaat bagi kebutuhan sehari-hari.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Menyampaikan bahwa selain pembagian bibit, Personel Satgas juga memberikan edukasi kepada Masyarakat terkait teknik penanaman dan perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal.

LADANG menemui petani di ladang untuk bagikan bibit. Foto yonif
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu Masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Bapak Yunius Salah satu Masyarakat Distrik Benawa, Menyambut kegiatan tersebut dengan antusias, Mereka merasa terbantu dengan adanya bantuan bibit yang dapat dimanfaatkan untuk berkebun di lahan pertaniannya.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 521/DY terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah Masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Papua Pegunungan.


Editor : Koharrudin
Sumber : Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)