stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
TUTUP penutupan kegiatan UKW. Foto Koharrudin
Suara Semesta, Majalengka
Lebih dari 93 persen wartawan dinyatakan kompeten setelah mengikuti Uji Komptensi Wartawan  (UKW) Angkatan 77-78-79 yang digelar di Majalengka 22-23 Juli 2026.

Dalam UKW Angkatan 77-78-79 ada 70 pendatfar akan tetapi setelah  registerasi hari pertama sebanyak 10 calon peserta tidak hadir.

Berdasarkan hasil evaluasi dari 60 peserta yang hadir 56 orang wartawan dinyatakan kompeten dan 4 wartawan belum kompeten.

“Tingkat kelulusan UKW 77-78-79 ini mencapai 93,33 persen,”ucap Rita salah seorang penguji dalam pengumuman hasil UKW 77-78-69, Kamis 23 Juli 2026.

Dengan penambahan 56 wartawan kompeten secara nasional wartawan yang telah dinyatakan kompeten mencapai 20.869 orang.

Ketua DK PWI Pusat, Atal S Depari, mengatakan kompeten dan tidaknya wartawan setelah UKW bukanlah utama. Bagi wartawan yang belum dinyatakan kompeten masih memiliki kesempatan lain untuk Kembali ikut setelah melakukan perbaikan diri.

“Paling penting itu mau menguji dirinya sendiri. Wartawan yang berani menguji dirinya sendiri, percaya terhadap profesinya. UKW bukan mencari yagn baik. Tapi cermin, bisa tahu mana yang sudah baik dan harus diperbaiki,”paparnya.

Atal melanjutkan, wartawan yang telah dinyatakan kompeten jangan langsung puas, mengingat kompetensi masih bisa terus ditingkatkan.

“Yang tidak boleh hilang itu semangat belajar dan menjaga integritas. Jadilah wartawan yagng tidak hanya pandai menjaga integritas. Tapi mampu menjaga nama baik profesinya. Nama baik yang dijaga selama puluhan tahun bisa hancur hanya karena satu berita belum terverifikasi,”katanya.

ARAHAN Ketua DK PWI Pusat, Atal S Depari saat memberi arahan. Foto Koharrudin
Sebagai DK juga penguji, Atal mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu PWI Jawa Barat seperti Pemprov Jabar, Pemkab Majalengka dan Politeknik Merdira Indonesia yang telah turut membantu pelaksanaan UKW 77-78-79 ini.

Hal senada dikatakan oleh Jejep Falahul Alam, salah seorang peserta UKW. Menurutnya uji kompetensi kali ini tidak bisa terselenggara tanpa ada bantuan pelbagai pihak.

“Ini menjadi pengalaman luar biasa. Kami berharap UKW PWI Jawa Barat bisa terus berkelanjutan dan berkesinambungan. Sehingga wartawan bisa terus memiliki integritas tinggi,”katanya.

Mega Purnamasari, peserta lainnya mengatakan dengan mengikuti UKW dirinya bisa memiliki pengalaman baru, juga banyak mengetahui pemahaman menjadi wartawan yang harus menjaga integritas dan tanggung jawab terhadap profesi juga produk jurnalistik yang dihasilkan.

Pendapat tidak jauh berbeda juga diungkapkan oleh Abdul Jaelani perserta lainnya. Menurutnya, banyak hal yang didapat selama dua hari mengikuti UKW yang diselenggarakan oleh PWI Jawa Barat bekerjasama dengan Diskominfo Pemprov Jabar tersebut.

“Terimakasih kepada seluruh pihak. Ini menjadi keberutungan bagi kami sebagai peserta karena banyak mendapt ilmu dari para penguji,”tutupnya.


Koharrudin
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
UKW acara pada saat pembukaan acara ujian kompetensi. Foto Koharrudin 
Suara Semesta, Kabupaten Majalengka
 
Puluhan wartawan dari pelbagai daerah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 77,78 dan 79 yang digelar oleh PWI Provinsi Jawa Barat di Majalengka.

Ketua Plt PWI Jawa Barat, Ahmad Syukrie, mengatakan UKW di Majalengka merupakan agenda yang kedua digelar pada tahun ini, setelah sebelumnya Angkatan 74,75 dan 76 digelar di Kota Bandung. Terdapat 14 kelas dengan rincian 7 kelas profesionalisme Muda, 5 Kelas profesionalisme Madya dan 2 Kelas profesional profesional Utama.

“Program UKW ini bisa terselenggara atas kolaborasi antara PWI Jawa Barat, DPRD Jawa Barat, Diskominfo dan Politeknis Merdira Indonesia dengan tujuan untuk memperkuat kompetensi wartawan yang bertugas khususnya di wilayah Jawa Barat,” tutur Ahmad Syukrie saat pembukaan UKW Angkatan 77,78 dan 79, Rabu 22 Juli 2026.

Menurutnya, PWI Jawa Barat selalu terdepan dalam menggelar UKW yang mana setiap tahun selalu rutin menggelar uji kompetensi bagi para jurnalis.

Hal tersebut dilakukan agar wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya memiliki standar tinggi juga menjaga penerapan kode etik.

Ketika wartawan memiliki standar tinggi dalam membuat produk jurnalistik juga menjunjung tinggi kode etik, maka berbagai permasalahan saat ini seperti informasi yang tidak benar atau hoak akan dapat dicegah.

PESERTA Foto bersama para peserta UKW. Foto Koharrudin 
“Dengan karya jurnalistik yang sesuai dengan kode etik dan aturan lainnya, maka informasi hoaks bisa dicegah. Makanya wartawannya harus kompeten. UKW ini digelar untuk mengukur jurnalis itu kompeten,” paparnya.

Dia berharap setelah wartawan dinyatakan kompen, bisa meningkatkan kualitas karya jurnalistiknya juga bertanggung jawab dalam mengemban terungkap di lapangan dengan menerapkan kode etik jurnalistik, PPRA juga kode perilaku wartawan.

Bupati Majalengka Eman Suherman yang hadir dalam pembukaan UKW ke 77,78 dan 79 mengatakan, gagal mengapresiasi Langkah yang dilakukan oleh PWI Jawa Barat karena selalu menggelar UKW secara rutin.

Proses ini menurutnya sangat penting untuk memastikan wartawan yang bertugas selalu menjalankan fungsinya.

“Pers memiliki peran strategi sebagai salah satu pilar demoikrasi, mitra kritis permeintah ditengah arus informasi. Pers memiliki peran edukasi, sehingga menuntut kapasistas dan integritas yang tinggi agar mampu menjalankan fungsi kontrol untuk informasi yang sehat,” terang Eman.

“Atas nema pemerintah kami ucapkan selamat datang dan terima kasih karena telah menjadikan Majalengka sebagai tempat UKW,” imbuhnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat Mas Adi Komar, melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) di Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim Sujana, mengatakan kerjasama yang rutin dilakukan dengan PWI untuk menggalang UKW merupakan salah satu komitmen yang berkomitmen dalam menjaga keberlangsungan masyarakat.

“UKW ini merupakan ihtiar dari pemprov jabar, tertadad media yang selalu menjadi mitra strategis,” katanya.
Hasil dari UKW 77,78 dan 79 ini kata Nidarm diharapkan memunculkan wartawan yang kompeten sehingga produk yang dihasilkan juga berkualitas.

“Pemprov Jabar selalu berkomitmen untuk menjadi partner bagi insan pers,” katanya.

Ketua Dewan Kehormatan PWI yang juga menjadi penguji dalam UKW 77,78 dan 79, Atal S Depari, mengatakan Jawa Barat merupakan daerah yang rutin menggelar UKW.

“Mudah-mudah peserta uji kompetensi sekarang bisa dinyatakan kompeten,” tutup Atal.

Koharrudin 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PEMAIN para pemain mini soccer. Foto Riyati 
Suara Semesta, Tegal
Bupati Tegal, H. Ishak Maulana Rohman, SH, MM, menghadiri sekaligus mengikuti pertandingan  

Mini Soccer di Desa Mangunsaren, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah hari Jum at Tagal 17 /7--2026.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat berbagai perayaan dari masyarakat. 

Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan, pertandingan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

HADIRI Bupati Tegal saat hadir dalam acara. Foto Riyati 
Acara tersebut juga menampilkan unsur Forkopimcam Kecamatan Tarub, Pemerintah Desa Mangunsaren, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang meadati lokasi pertandingan untuk memberikan dukungan dan menyaksikan pertunjukan laga.

Bupati Tegal menyampaikan bahwa kegiatan olahraga seperti ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, menjaga kesehatan, serta meningkatkan semangat persatuan di tengah masyarakat.

Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, sportivitas, dan kegembiraan hingga acara selesai.


Riyati/Kaperwil 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
MPLS SMAN 1 Jamblang adakan kegiatan sosialisasi lingkungan sekolah. Foto Suhadi
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Selasa,14 Juli 2026, para murid baru yang telah melakukan daftar ulang tahap 1 dan 2 berkumpul di ruangan indoor SMA Negeri 1 Jamblang pada pagi hari ini untuk mengikuti kegiatan sosialisasi MPLS yang dimulai dari jam 08:00 WIB.

Pada hari ini juga pihak panitia SPMB  masih melayani daftar ulang tahap 2 dan terpantau masih ada beberapa orangtua dan murid baru yang sedang mendaftar.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini akan mulai dari hari rabu 15 Juli sampai hari selasa 21 Juli 2026,selama MPLS para murid dilarang membawa hp dan pada kegiatan belajar mengajar akan dibatasi dalam penggunaan alat komunikasi/hp pada saat istirahat saja.

SISWA para siswa peserta MPLS. Foto Suhadi
Dalam sambutannya,kepala sekolah SMAN 1 Jamblang Bapak H.Indra Gunawan Suryono S.Si menghimbau kepada para murid baru untuk tidak memaksakan memakai sepatu baru sepatu lama juga boleh yang penting warna hitam merek apapun yang masih layak pakai,seragam sekolah tidak harus beli apabila punya saudara atau tetangga yang dulu sekolah di SMANJA maka juga boleh dipakai sehingga tidak terlalu membebani orangtuanya.

Beliau mengucapkan selamat datang pada para murid baru di Sekolah Adiwiyata Panca waluya dan berkomitmen jangan sampai anak anak yang diterima sampai putus sekolah gara gara orangtua terbebani biaya seragam sekolah. Pihak sekolah berkomitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan yang baik terhadap para murid dan selama  dalam pelaksanaan MPLS ini sesuai panduan resmi pemerintah melalui  Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 dan surat edaran Mendikdasmen terkait MPLS Ramah yang dilaksanakan selama 5 hari pada minggu pertama. 

MPLS wajib bersifat edukatif,inklusif, menyenangkan,serta bebas dari perpeloncoan/kekerasan. Kegiatan dititik beratkan pada pengenalan warga,lingkungan,sarana prasarana sekolah,dan proses pembelajaran yang ramah anak.

Amin, Warga Blok Wanagiri Desa Klangenan salah seorang orangtua murid baru sangat bersyukur dengan tidak diharuskannya anaknya harus beli seragam sekolah yang baru karena sudah ada seragam bekas pakai kakaknya yang sudah tamat bersekolah di SMANJA sehingga biayanya lebih ringan.


Suhadi
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
KUNJUNGAN Kapolresta Cirebon saat kunjungi Lanal Cirebon. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Dalam upaya memperkuat sinergitas dan soliditas antarinstansi, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon dan Markas Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/3 Cirebon, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polresta Cirebon dalam membangun koordinasi dan kolaborasi yang semakin erat bersama jajaran TNI demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kunjungan diawali ke Markas Lanal Cirebon yang berlokasi di Jalan Kesunean Nomor 33, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Rombongan Kapolresta Cirebon disambut langsung oleh Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr.Opsla., beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, hangat, dan kekeluargaan yang mencerminkan eratnya hubungan antara Polri dan TNI.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan silaturahmi ke Markas Denpom III/3 Cirebon di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Kedatangan Kapolresta Cirebon beserta rombongan diterima langsung oleh Dandenpom III/3 Cirebon Letkol CPM Dwi Anto Saputra, S.H., beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut kedua belah pihak berdiskusi mengenai pentingnya memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kerja sama lintas sektoral dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut Kapolresta Cirebon didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Kabag Log Kompol Yanto Risdiyanto, S.H., M.H., Kasat Resnarkoba Kompol Heri Nur Cahyo, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Polairud Kompol Akmadi, S.H., M.H., Kasi Propam Iptu Hari Wardoyo, Kasi Humas Ipda Toga Marolop, S.Sos., CPHR., serta personel Polresta Cirebon.

BERSAMA Denpom III/3 saat menerima kunjungan Polresta Cirebon. Foto Humas
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, kunjungan silaturahmi tersebut bukan hanya sebagai bentuk penghormatan antarpimpinan institusi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan kerja yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik antara Polresta Cirebon, Lanal Cirebon, dan Denpom III/3 Cirebon.

"Sinergitas TNI–Polri merupakan kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui silaturahmi ini kami ingin semakin memperkuat komunikasi, koordinasi, dan soliditas sehingga setiap pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara maksimal, profesional, dan saling mendukung. Kami berkomitmen terus menjaga kebersamaan demi memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Cirebon," ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Menurutnya, tantangan tugas ke depan semakin kompleks sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat antarinstansi. Dengan komunikasi yang intensif dan koordinasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat. Hal tersebut juga menjadi implementasi semangat kebersamaan dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung berbagai program pemerintah yang membutuhkan dukungan keamanan.

Ia menambahkan, hubungan harmonis antara Polri dan TNI yang telah terjalin selama ini harus terus dipelihara melalui berbagai kegiatan bersama, baik dalam pelaksanaan tugas operasional, pengamanan agenda nasional dan daerah, penanggulangan bencana, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan demikian, sinergitas tersebut akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu juga menjadi momentum untuk memperkokoh komitmen bersama dalam menjaga persatuan, mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan soliditas antarinstansi. Melalui sinergi yang kuat, Polresta Cirebon bersama Lanal Cirebon dan Denpom III/3 Cirebon optimistis mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan ramah tamah, foto bersama, serta komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin mempererat hubungan TNI–Polri sehingga mampu menghadirkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon