stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PENGHARGAAN Kadisarpus Kabupaten Cirebon saat terima penghargaan. Dok Disarpus
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon 
Komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang akuntabel dan profesional menghasilkan kembali hasil. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Cirebon berhasil meraih Peringkat III Terbaik Kabupaten/Kota Tertib Arsip se-Jawa Barat dengan nilai 88,38 dan memperoleh Predikat A (Memuaskan).

Penghargaan tersebut diberikan pada acara Gelar Penghargaan Kearsipan Tahun 2026 Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, yang diselenggarakan pada hari Selasa, 13 Oktober 2026, di Aula Graha Pustaloka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat dan diserahkan langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Dra. Nanin Hayani Adam, M.Si yang mewakili Gubernur Jawa Barat didampingi Kepala Dispusipda Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Kusmana Hartadji, MM, kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Mohamad Fery Afrudin.

Penghargaan ini merupakan hasil dari proses verifikasi dan klarifikasi Pengawasan Kearsipan Internal Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2026 yang dilakukan secara komprehensif oleh Tim Pengawas Kearsipan Provinsi Jawa Barat.

Kepala Disarpus Kabupaten Cirebon, Mohamad Fery Afrudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan masukan.

“Capaian ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Disarpus, para arsiparis, serta seluruh Perangkat Daerah di Kabupaten Cirebon melalui Unit Pengolah dan Unit Kearsipannya.

Nilai 88,38 dan predikat memuaskan ini bukan sekedar angka, melainkan cerminan bahwa pengelolaan arsip di Kabupaten Cirebon telah berjalan sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria” beliau.

Lebih lanjut, Fery menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus melakukan transformasi kearsipan.

“Arsip tidak hanya sekedar tumpukan kertas tanpa makna, terapi lebih dari itu arsip merupakan bukti akuntabilitas kinerja pemerintah dan sumber informasi serta memori kolektif bangsa bagi generasi mendatang.

Kami akan terus mendorong percepatan digitalisasi arsip, penguatan kearsipan SDM, dan pelatihan kearsipan hingga tingkat desa.

Dengan diraihnya Peringkat III ini merupakan peningkatan capaian dari tahun sebelumnya yang hanya menduduki peringkat V dan semakin mengukuhkan Kabupaten Cirebon sebagai salah satu daerah dengan tata kelola kearsipan terbaik di Jawa Barat, sejalan dengan visi Kabupaten Cirebon yang Bersih, Inovatif, Maju, Agamis dan Aman (Beriman).


Ramadhan 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Subang) -
Sebanyak 10 anak mengikuti kegiatan sunatan massal yang digelar Kodim 0605/Subang dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan sosial TMMD untuk membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan bagi anak-anak. Pelaksanaannya melibatkan tenaga medis dan unsur terkait dengan memperhatikan prosedur kesehatan selama tindakan berlangsung.

Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan keluarga terbantu dalam memenuhi kebutuhan tersebut. TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Letkol Czi Deny Widi Anggoro.

Salah satu orang tua peserta, Bapak Anwar (38), menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sunatan massal memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mendapatkan layanan kesehatan bagi anak sekaligus meringankan kebutuhan yang harus dipersiapkan.

“Alhamdulillah, kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Semoga anak-anak yang mengikuti sunatan massal dapat menjalani prosesnya dengan baik dan segera pulih,” ujar Anwar.

Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pelayanan kesehatan dalam rangkaian TMMD menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh layanan yang dibutuhkan melalui kerja sama berbagai pihak.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kerja sama yang diberikan kepada masyarakat Cupunagara. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak serta keluarga mereka,” ujar Wahidin.

Sunatan massal menjadi salah satu kegiatan sosial dalam rangkaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kolaborasi TNI, pemerintah desa, tenaga medis, dan unsur terkait, kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Subang) -
Masyarakat Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mendapatkan akses berbagai layanan sosial dan pelayanan publik dalam rangka pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang, Selasa (13/10/2026).

Layanan yang dihadirkan meliputi pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), edukasi pencegahan stunting, pelayanan administrasi kependudukan berupa pengurusan akta kelahiran, serta kegiatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia. Sinergi lintas sektor menjadi penting agar kebutuhan warga, mulai dari kesehatan hingga administrasi kependudukan, dapat memperoleh perhatian dan pelayanan yang baik,” ujar Deny.

Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat menyampaikan bahwa kehadiran berbagai layanan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan yang dibutuhkan. Ia berharap kegiatan serupa dapat membantu warga memperoleh layanan secara lebih mudah, terutama dalam bidang kesehatan dan administrasi kependudukan.


“Dengan adanya pelayanan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. Kami juga berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa terus terjalin untuk mendukung kebutuhan masyarakat Cupunagara,” ujar Wahidin.

Selain pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan, kegiatan tersebut turut menghadirkan layanan KB dan edukasi pencegahan stunting sebagai bagian dari perhatian terhadap kesehatan keluarga. Kehadiran UMKM juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

Pelayanan sosial dan publik ini melengkapi rangkaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di Desa Cupunagara
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Subang) -
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, resmi dibuka pada Selasa (13/10/2026).

Pembukaan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan program TMMD dari Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., kepada Dandim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD. Dalam upacara tersebut, Bupati bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Bupati Subang menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa serta memperkuat semangat gotong royong.

“Melalui TMMD, kita berharap terbangun kerja sama yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan desa sesuai kebutuhan warga,” ujar Reynaldy.

TMMD ke-130 berlangsung hingga 11 November 2026 dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Program ini mencakup sasaran fisik berupa pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter serta pembangunan sarana air bersih berupa bak air di lima titik.


Sasaran fisik tambahan meliputi rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu), satu unit musala, dan satu unit pos keamanan lingkungan (pos kamling). Adapun kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan dan sosialisasi, bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan hukum dan kamtibmas, edukasi bahaya narkoba, serta sosialisasi pengelolaan sampah organik dan nonorganik.

Dandim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro mengatakan, pelaksanaan TMMD membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.

“Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam pelaksanaan TMMD. Kami berharap semangat kebersamaan dan gotong royong terus terjaga sehingga program ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi warga,” kata Deny.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya mendukung pembangunan di Desa Cupunagara sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Subang) -
Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., memaparkan sasaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026). Program yang berlangsung hingga 11 November 2026 tersebut mencakup pembangunan infrastruktur serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Dalam paparannya, Dandim menjelaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

“Melalui TMMD ke-130 ini, kami berupaya menyinergikan peran TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Sasaran kegiatan diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik,” ujar Letkol Czi Deny Widi Anggoro.

Pada sasaran fisik pokok, TMMD ke-130 mencakup pembukaan jalan baru sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter serta pembangunan sarana air bersih berupa bak air di lima titik.


Adapun sasaran fisik tambahan meliputi rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu), satu unit musala, dan satu unit pos keamanan lingkungan (Pos Kamling).

Selain pembangunan fisik, program ini juga meliputi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi, bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), edukasi bahaya narkoba, serta sosialisasi pengelolaan sampah organik dan nonorganik.

Dandim menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD membutuhkan koordinasi berbagai pihak agar sasaran yang telah ditetapkan dapat berjalan sesuai rencana. Keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan di wilayah sasaran.

“Harapan kami, pelaksanaan TMMD ke-130 dapat berjalan dengan baik, seluruh sasaran dapat tercapai, dan hasilnya nantinya bisa dimanfaatkan serta dipelihara bersama oleh masyarakat,” tandasnya.