stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
TEMOAN Mushola Buyut Gambiran saat acara. Foto Suhadi 
Suara Semesta, 
Kabupaten Cirebon
Acara tradisi Ngunjung Buyut Gambiran Desa Cengkuang Kecamatan Palimanan Kab.Cirebon diadakan rutin tiap tahun. 

Pada Hari ini bertepatan pada tanggal 11 Oktober 2026 pemerintah desa Cengkuang mendukung penuh suksesi memutar acara adat tradisi Temoan di Acara ngunjung Buyut Gambiran yang di gelar oleh Panitia beserta jajarannya.

Tradisi Temoan adalah tradisi gotong royong khas masyarakat Cirebon, Jawa Barat, yang utamanya berkembang dan masih lestari di wilayah utara Kabupaten Cirebon.

 Tradisi ini merupakan wujud kebersamaan warga untuk membantu sanak saudara atau tetangga yang sedang mengadakan hajatan (pesta pernikahan, sunatan, atau pertunjukan seni/budaya lokal seperti Njujug Tajug atau acara ngunjung buyut.

PENGUNJUNG para warga saat mengikuti acara. Foto Suhadi 
Warga yang datang membantu dapat menyumbangkan tenaga, bahan makanan/kebutuhan acara, maupun bantuan finansial.

Seluruh bentuk bantuan yang diberikan oleh warga bersifat sedekah atau sukarela, bukan merupakan utang yang harus dikembalikan.

Menurut Asep Bastyan Emilyanto Kasie Pemerintahan Desa Cengkuang yang mewakili Kuwu Zaenal Arifin menjelaskan bahwa acara Temoan ini diawali dengan acara tahlilan di pendopo buyut Gambiran habis Isya masyarakat kemudian beserta perangkat desa dan Panitia mengadakan iring-iringan duplikat pendopo dan arak-arakan yang pesertanya masyarakat Desa Cengkuang saja.

Adapun rute arak-arakan /karnaval berkumpul di utara turunan Jembatan tol kemudian mengelilingi wilayah Desa Cengkuang dan kembali lagi ke Situs Buyut Gambiran.

Ketika dihubungi oleh media suara semesta sebelum hari H, Mandor Asep mengatakan bahwa acara sebenarnya hanya Acara temoan dan pagelaran Sandiwara Prabu Danan Jaya siang malam tidak ada acara arak arakan/karnaval, karena antusias warga masyarakat yang merindukan kehadiran arak-arakan maka acara temoan ini juga ada karnavalnya.

Acara Karnaval ini berjalan lancar dan aman terkendali, tampaknya pengamanan dari pihak kepolisian Polsek Gempol dan jajarannya juga turut hadir dalam pengamanan acara karnaval.


Suhadi
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
BUKA Walikota Cirebon saat membuka kegiatan. Foto Humas 
Suara Semesta, Kota Cirebon
Olahraga bukan sekadar mencetak angka dan meraih kemenangan. Di balik persaingan di lapangan, ada kesempatan untuk membangun kebersamaan, mempererat hubungan antarlembaga, sekaligus mendorong generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan positif. Semangat inilah yang mewarnai pembukaan 3x3 Danlanal Cup 2026 di Grage City Hub Cirebon, Sabtu (10/10/2026).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, menghadiri Upacara Pembukaan Piala Danlanal 3x3 2026 yang dipandu oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 9–11 Oktober 2026 ini menghadirkan kompetisi bola basket 3x3 dan dance Competition yang melibatkan puluhan tim dari wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan penghargaan kepada Komandan Lanal Cirebon beserta seluruh jajaran panitia yang telah menginisiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini memiliki nilai lebih karena mampu mempertemukan berbagai unsur dalam suasana yang lebih cair dan penuh semangat kebersamaan.

“Atas nama Pemerintah Kota Cirebon, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komandan Lanal Cirebon beserta seluruh jajaran panitia. Danlanal Cup 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih dekat antara berbagai instansi, dunia usaha, serta komunitas masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia menilai, keterlibatan peserta dari beragam latar belakang, mulai dari instansi pemerintah, BUMN, perbankan, hingga dunia usaha, menjadi gambaran bahwa olahraga dapat menjembatani perbedaan dan memperkuat hubungan antarlembaga.

Jika selama ini koordinasi kerap terjadi melalui pertemuan dan forum resmi, melalui olahraga setiap peserta memiliki kesempatan untuk berinteraksi secara lebih santai, mengenal satu sama lain, serta membangun kepercayaan. Menurut Wali Kota hubungan yang baik di luar lingkungan kerja dapat menjadi modal penting dalam memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ketika hubungan antarlembaga terjalin dengan baik, semangat kebersamaan itu diharapkan terbawa pula ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat, upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Cirebon juga dapat berjalan lebih efektif,” tuturnya.

Selain memperkuat sinergi, Wali Kota juga menyoroti pentingnya olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Di tengah rutinitas dan tanggung jawab pekerjaan, menjaga kebugaran fisik menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, turnamen seperti Danlanal Cup diharapkan dapat menjadi ruang penyegaran sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif berolahraga.

Kepada seluruh peserta, Wali Kota berpesan agar menjadikan kompetisi ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik tanpa meninggalkan nilai-nilai sportivitas.

"Keluarkan kemampuan terbaik, jaga kekompakan, dan junjung tinggi sportivitas. Kemenangan tentu menjadi tujuan dalam sebuah pertandingan, tetapi persahabatan, silaturahmi, dan sikap saling menghargai juga merupakan hal penting yang harus kita bawa pulang. Itulah nilai yang membuat olahraga memiliki arti lebih dari sekedar kompetisi," katanya.

Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen Grage City Hub, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Cirebon.

Sementara itu, Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Mizar Hanoeng, menjelaskan bahwa Danlanal Cup 2026 merupakan kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Lanal Cirebon dengan menggabungkan kompetisi bola basket 3x3 dan dance Competition.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan ruang aktivitas yang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus memperluas interaksi antarkomunitas melalui olahraga dan seni.

“Melalui Danlanal Cup 2026, kami ingin mengajak masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan yang positif. Kami juga ingin membangun kebersamaan, mempererat hubungan antarkomunitas, dan menumbuhkan semangat cinta Tanah Air melalui olahraga,” ungkap Mizar.

Ia menyebutkan, kompetisi bola basket 3x3 diikuti oleh 22 tim, sementara kompetisi dance diikuti sekitar 16 tim. Para peserta berasal dari wilayah Cirebon dan sekitarnya, termasuk Majalengka dan Kuningan. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan komunitas sekaligus memberikan pengalaman kompetisi yang positif bagi para atlet dan peserta.

Untuk menambah semangat para peserta, panitia juga menyiapkan trofi berbentuk peluru khas Danlanal serta uang pelatihan bagi pemenang. Pemberian penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas prestasi, tetapi juga diharapkan memotivasi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan dan menjunjung tinggi nilai perjuangan.

Mizar berharap, penyelenggaraan perdana ini dapat menjadi langkah awal bagi kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar di masa mendatang. Ia juga menekankan bahwa manfaat kegiatan yang berakhir tidak berhenti pada pertandingan, tetapi juga dirasakan oleh komunitas dan lingkungan usaha di Kota Cirebon.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membuat warga Kota Cirebon semakin bergembira, komunitas semakin berkembang, dan semakin banyak anak muda yang terlibat dalam aktivitas positif. Kami juga ingin kegiatan seperti ini ikut menggerakkan perekonomian daerah. Jika pelaksanaannya mendapat sambutan baik, insyaallah ke depan akan kami kembangkan menjadi kegiatan yang lebih besar dan lebih meriah,” ujarnya.

Penyelenggaraan Danlanal Cup 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara TNI Angkatan Laut, Pemerintah Kota Cirebon, dunia usaha, dan komunitas dalam menghadirkan kegiatan olahraga yang terbuka bagi masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, semangat sportivitas diharapkan tumbuh beriringan dengan penguatan kebersamaan, perkembangan komunitas, dan geliat ekonomi lokal.

“Semoga dengan adanya acara di Kota Cirebon, semakin banyak ruang positif bagi masyarakat untuk bertemu, berkompetisi, dan berkreasi merupakan bagian penting dalam membangun kota yang aktif, inklusif, dan memiliki ikatan sosial yang kuat”. Ujarnya.


Ramadhan 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PELATIHAN Lemkra saat buka pelatihan. Foto Ramadhan 
Suara Semesta, Kota Cirebon
  
Pelatihan keterampilan dinilai dapat membuka lebih banyak peluang kerja sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Cirebon. Karena itu, kolaborasi dunia usaha dan pemerintah diperlukan agar masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo saat menghadiri Lemkra Training Center 2026 di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jumat (9/10/2026). Ia mengapresiasi konsistensi Lemkra dalam menggelar pelatihan bagi tenaga kerja dan mitra usaha sebagai upaya menyiapkan SDM yang terampil, profesional, dan siap memasuki dunia kerja.

Wali Kota Cirebon didampingi Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman dan disambut Direktur Utama PT Guna Bangun Jaya, Gunawan cahyadi

Wali Kota mengatakan, peningkatan kualitas SDM membutuhkan kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. Menurutnya, perusahaan tidak hanya berperan dalam kegiatan bisnis, tetapi juga dapat berkontribusi melalui pengembangan kompetensi masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Lemkra. Perusahaan tidak hanya bergerak di bidang usaha, tetapi juga berinovasi dalam pengembangan sumber daya manusia,” ujar Wali Kota.

Ia menilai pelatihan berkelanjutan penting untuk menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri. Selain keterampilan teknis, peserta perlu memiliki ketelitian, kedisiplinan, dan sikap profesional agar mampu bersaing serta memberikan hasil kerja yang berkualitas.

Wali Kota berharap program tersebut terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk warga Kota Cirebon yang ingin meningkatkan keterampilan untuk memasuki dunia kerja atau mengembangkan usaha



Ia juga mengapresiasi perjalanan Lemkra yang telah berusia 30 tahun. Menurutnya, penghargaan yang diterima perusahaan dari Jerman menunjukkan konsistensi dalam menjaga kualitas usaha.

Sementara itu, Gunawan Cahyadi mengatakan pelatihan bagi kontraktor dan tenaga kerja telah menjadi bagian dari kegiatan Lemkra sejak awal berdiri. Program tersebut mulai dijalankan tiga tahun setelah perusahaan beroperasi dan kini dilaksanakan lebih intensif.

“Pelatihan bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga membangun karakter. Kami ingin menanamkan pentingnya kebenaran, kejujuran, dan ketulusan dalam bekerja,” kata Gunawan.

Salah satu materi pelatihan ialah waterproofing atau pekerjaan kedap air. Materi tersebut membutuhkan pemahaman teknis dan ketepatan metode agar hasilnya tahan lama serta mampu melindungi bangunan.

“Tujuan pelatihan ini sederhana, yaitu berpikir dan merencanakan dengan baik sebelum bekerja. Kalau setiap tahapan dilakukan dengan benar, hasilnya akan lebih baik dan kepercayaan pelanggan juga tumbuh,” ujarnya.

Pelatihan kali ini diikuti 32 peserta, termasuk sembilan peserta dari Universitas Cirebon. Peserta lainnya berasal dari kalangan kontraktor dan staf perusahaan, serta sejumlah daerah seperti Jakarta, Bekasi, dan Kabupaten Kuningan.

Gunawan mengatakan pelatihan digelar setiap bulan selama tiga hari dan terbuka bagi masyarakat Cirebon yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang konstruksi. Peserta tidak dipungut biaya.

“Kami berharap program ini dimanfaatkan lebih luas sebagai bekal untuk bekerja maupun mengembangkan jasa secara mandiri”. Pungkasnya.

(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
ARAHAN Kapolresta berikan arahan saat upacara. Foto Humas 
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa pergantian jabatan di lingkungan Kepolisian bukan sekedar rotasi organisasi, namun menjadi momentum untuk memperkuat kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Cirebon saat memimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian, Pengukuhan Kasat Binmas, serta Serah Terima Jabatan Kapolsek Ciwaringin di Aula Pesatgatra Mapolresta Cirebon, Senin (5/10/2026).

Dalam upacara tersebut, Kompol Sudarman, S.Sos., menerima kenaikan pangkat pengabdian dari Kompol menjadi AKBP. Saat ini, AKBP Sudarman menjabat sebagai Kapolsek Weru Polresta Cirebon.

PENANDATANGANAN berkas upacara saat ditandatangani. Foto Humas 
Sementara itu, jabatan Kapolsek Ciwaringin diserahterimakan dari AKP Sri Nuryati, SH, kepada AKP Suheryana, SH Selanjutnya, AKP Sri Nuryati, SH, dikukuhkan menjadi Kasat Binmas Polresta Cirebon.

Rangkaian kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan, Pakta Integritas, serta Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan.

Kapolresta Cirebon mengatakan, setiap jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, pejabat yang mendapatkan kepercayaan baru dituntut mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi.

“Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab. Laksanakan dengan penuh integritas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia juga meminta pejabat yang baru untuk segera beradaptasi dengan tugas lingkungan, memahami karakteristik wilayah, serta membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tantangan tugas Kepolisian semakin kompleks sehingga dibutuhkan personel yang responsif, humanis dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Berikan pelayanan yang cepat, tepat dan humanis serta jangan pernah mengabaikan setiap kebutuhan masyarakat yang membutuhkan kehadiran Polisi,” tegasnya.

Kapolresta Cirebon menambahkan, penguatan soliditas internal juga menjadi bagian penting dalam menghadapi dinamika kamtibmas. Setiap personel harus mampu bekerja secara profesional, menjaga institusi marwah, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata.

“Jaga nama institusi yang baik, perkuat soliditas dan terus tingkatkan kualitas pelayanan. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja nyata dan kehadiran Polri di tengah masyarakat,” katanya.

Dengan adanya kenaikan pangkat, pengukuhan jabatan dan serah terima jabatan tersebut, Polresta Cirebon berharap lahir semangat baru dalam melaksanakan tugas, sekaligus semakin optimal dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, teratur dan lancar.


Koharrudin 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
POSE SSB Garuda Jaya saat berpose. Foto dok Garuda Jaya 
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
 
SSB Garuda Jaya U 13 sukses memboyong turnamen piala HUT SSB Power FC di lapangan desa Warukawung, kec depok, Kab Cirebon, Minggu (4/10).

Di partai final, SSB Garuda Jaya berhadapan dengan tuan rumah SSB Power FC. 
Pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim saling adu strategi. 

Namun, pasukan Garuda Jaya yang dikomandoi Fadli mampu menguasai jalannya pertandingan. Beberapa kali kesempatan, anak didik Bangke Seporete dan Tisna Mercedes itu nyaris menjebol gawang SSB Power FC. 

Striker sayang Hafidz "Mbape" belum mampu merobek jala tuan rumah. Di babak pertama skor berakhir 0-0. Memasuki babak kedua, SSB Garuda Jaya meningkatkan tempo serangan baik melalui sisi sayap maupun tengah. 

SUPORTER bersama para suporter. Foto Dok. Garuda Jaya 
Para pemain pun jatuh bangun di tengah lapangan. Tapi tidak menyurutkan semangat juang, meski harus menahan rasa sakit. Di pinggir lapangan, para orang tua siswa tak henti-hentinya memberikan dukungan moril melalui sorak sarai dan tepuk tangan.

Gol pun akhirnya tercipta melalui kaki Alif setelah terjadi kemelut di gawang SSB Power FC. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor berakhir 1-0 untuk kemenangan Garuda Jaya.

Sebuah perjuangan yang menguras tenaga dan air mata, akhirnya Fadli dkk berhak mengangkat tropi juara pertama pada turnamen tersebut.

Sementara itu, pada babak semifinal Garuda Jaya sukses menumbangkan Akademi Persib Ranggajati Cirebon (APRC) dengan skor 1-0. Di babak perempat final, Garuda Jaya mengandaskan mimpi Dahlia FC lewat drama adu penalti.

Sementara di babak penyisihan grup, Garuda Jaya menduduki puncak klasemen grup C dengan total 6 poin. Dua kali menang lawan SSB Garuda Tegalwangi dan SSB H Apud dan satu kali kalah kontra Putra Trans.

Kuwu Desa Warukawung Agung dalam Selamatnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen.

"Selamat kepada para juara. Juara sejati adalah yang berpartisipasi dalam turnamen ini. Mohon maaf kalo ada hal-hal yang kurang berkenan. Salam olahraga. Junjung tinggi sportivitas," katanya.

Sementara itu, Pelatih SSB Garuda Jaya Bangke Seporete mengatakan, hasil pertandingan ini sudah diprediksi sebelumnya. 

"Di mulai babak penyisihan grup, kami optimis meraih juara. Anak-anak bermain luar biasa sesuai skenario dan instruksi. Terima kasih. Jangan larut dalam kemenangan, terus berlatih dan berlatih..terima kasih juga kepada manajemen, ofisial dan orang tua atas suportnya," tutupnya.


Koharrudin